You are here
Sedang Nongkrong Diwarung Kopi, Rudi Crot Diringkus BNN HEADLINE KRIMINAL 

Sedang Nongkrong Diwarung Kopi, Rudi Crot Diringkus BNN

PRABUMULIH, MS – Rudi Efran alias Rudi Crot bin Abdul Mutolip (34), warga Jalan Tri Sukses Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara diringkus jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih, Selasa malam (18/4) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pasalnya, pelaku kedapatan menyimpan satu paket shabu-shabu seberat 0,30 gram yang disimpan di dalam kotak rokok dan diletakkan di sela kusen pintu rumahnya.

Kepala BNN Kota Prabumulih, AKBP Edi Nugroho SE mengatakan penangkapan Rudi Crot berawal dari pengembangan Edi Botbot yang diringkus BNN kota Prabumulih, Minggu lalu (9/4/2017). “Dari pengakuan Edi Botbot, Rudi Crot merupakan masuk jaringan narkoba kelompotannya,” ujarnya.

Dengan informasi itu, pihak BNN Kota Prabumulih melakukan penyelidikan dan pengintaian. Alhasil ketika pelaku tengah duduk di warung dekat rumahnya, petugas langsung meringkus pelaku.

“Ketika digeledah dan di saksikan tokoh masyarakat setempat, kami menemukan barang bukti sabu yang disimpan didalam kotak rokok dan diselipkan diatas kusen pintu rumahnya. Tes urin yang dilakukan terhadap pelaku juga menyatakan jika pelaku positif menggunakan narkoba,” bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 dan 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkoba. “Ancaman hukumannya kurungan penjara selama 5 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, pelaku Rudi Crot ketika dikonfirmasi membantah jika barang haram itu bukan miliknya. “Aku dak tahu punyo siapo itu. Yang jelas barang itu bukan punyo aku. Memang aku selamo ini pake sabu. Cuman, barang itu bukan punyo aku,” ungkap Rudi.

Rudi mengatakan  dirinya memang pernah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba dan dihukum di rutan Prabumulih selama 5 tahun. Selama di dalam penjara, dirinya sempat berhenti memakai narkoba. Bahkan, setelah keluar dari penjara pun dirinya sempat menjalani program rehabilitasi di BNN Prabumulih selama satu bulan.

“Aku sebenernyo lah berhenti pakai. Tapi kareno ado masalah keluargo waktu cerai samo wong rumah, aku jadi stress. Terus pengaruh dari kawan-kawan jugo kuat. Makonyo aku tegoda pakai lagi,” pungkasnya. (nor)

Related posts

Leave a Comment