You are here
Seluruh Kepala SD dan SMP Direposisi DAERAH HEADLINE 

Seluruh Kepala SD dan SMP Direposisi

LUBUKLINGGAU, MS – Jajaran kepala Sekolah Dasar dan Sekolah Tinggi Menengah Pertama (SD-SMP) , kepala TU SMP serta dua kepala TK Pembina Kota Lubuklinggau direposisi, Selasa (31/1). Pengambilan sumpah dilakukan di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau.

Para kepala SD dan SMP Negeri dan TK Pembina serta kepala Tata Usaha di Kota Lubuklinggau dilantik dan diambil sumpah langsung oleh Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Endang Budiman menjabat SMP N 1 Lubuklinggau, Parman kepala SMP N 2, Yusnamiar kepala SMP N 3, Anita kepala SMP 5, Nila Elmiati Kepala SMP N 6, Darmansyah kepala SMP N 7, Iswanti kepala SMP N 8, Nuraini kepala SMP N 9, Surana Kepala SMP N 10, Ridwan kepala SMP N 11, Basir kepala SMP N 12, Saripudin kepala SMP N 14 dan Amris kepala SMP N 15.

Sementara kepala SMP N 13 Kota Lubuklinggau memang tidak dilantik dikarenakan telah diambil sumpah lebihdulu pada akhir Desember 2016 lalu.

Sedangkan ditingkat SD terdapat 85 kepala yang dilantik, diantaranya,‎Beti Marya kepala SD N 3, Sisnawati kepala SD N 4, Mardalena kepala SD N 6, Sriyani kepala SDN 7, Ruslaini kepala SDN 8, Sundari kepala SD N 9, Hj Asnaini kepala SDN 10, Iswandi Hasan kepala SDN 11, Fuad kepala SDN 13, Farida kepala SDN 15 dan puluhan kepala sekolah lainnya.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe meminta kepada kepala sekolah yang dilantik untuk melaksanakan tugas dengan baik, melayani masyarakat pendidikan dengan ramah dan senyum serta tidak melakukan pungutan liar disekolah.

“Selamat kepada yang dilantik, semoga dapat bertugas dengan baik dan benar, jangan sampai melakukan hal-hal melawan hukum disekolah, jangan pungli karena akan berhadapan dengan tim Saber pungli nantinya,” jelas Nanan.

Nanan juga menghimbau agar para kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Lubuklinggau, dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengentaskan anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah.

“Kita ada Satgas pendidikan yang tugasnya melakukan pendataan anak-anak yang tidak sekolah, kepala sekolah harus berperan aktif dalam hal ini, seluruh anak diLubuklinggau wajib sekolah,” kata Nanan.

Nanan juga meminta jajaran kepsek yang dilantik untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksinya. “Pemkot Lubuklinggau memiliki keterbatasan anggaran sehingga banyak program pembangunan yang belum bisa berjalan dengan maksimal,” pungkasnya. (Dhiae)

Related posts

Leave a Comment