KAYUAGUNG – Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera digelar. Diantara kandidat yang akan maju untuk memperebutkan kursi PWI Sumsel tersebut adalah Dr Hadi Prayogo,M.I.Kom.
“Saya ingin maju menjadi Ketua PWI Sumsel memiliki visi dan misi diantaranya adalah ingin kesejahteraan para wartawan khususnya di setiap dearah meningkat. Artinya lebih baik dari sebelumnya,”ujar Hadi Prayoga saat road show dan berdialog dengan para wartawan yang bertugas di Kabupaten OKI.
Menurut dia ada begitu banyak potensi daerah yang dinilai bisa meningkatkan kesejahteraan wartawan. Di OKI misalnya, kata dia, ada begitu banyak perusahaan namun belum begitu maksimal bekerjasama dengan para pekerja pers yang ada di OKI.
“Oleh sebab itu kita akan buat program agar perusahaan tersebut bekerjasama baik publikasi maupun kegiatan lain yang tak lain untuk kesejahteraan para wartawan,” ungkap Hadi semangat.
Dia menambahkan selain itu, di era digital seperti saat ini, dirinya menginginkan wartawan juga mendapatkan penghasilan tambahan tak hanya kerjasama Advertorial dari Pemkab OKI. Namun juga dapat memanfaatkan teknologi seperti YouTube, Instagram, dan lain-lain.
“Nanti kita juga akan membuat pelatihan secara terjadwal baik online maupun offline,”terang Hadi Prayogo.
Hadi Prayogo lebih lanjut memaparkan visi dan misi yang mengusung tagline Tumbuh Bersama di Era Digital. Adapun visi dan misinya yakni
1. Melakukan supervisi bagi anggota yang perusahaan medianya masih kesulitan mendapatkan sertifikasi Dewan Pers.
2. Memberikan pelatihan bagi anggota agar memiliki portal dan medsos (youtube, facebook dan instagram) yang menghasilkan pendapatan (revenue) sehingga bisa menambah penghasilan selain advertorial/iklan pemerintah.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dengan beasiswa S1 dan S2 bagi anggota yang memiliki kemampuan dan kemauan. Serta meningkatkan pengetahuan anggota dengan menambah dan mengefektifkan kelompok kerja (pokja).
4. Mengupayakan kesejahteraan anggota dengan membangun koperasi yang dikelola secara profesional dan memiliki dana abadi untuk unit usaha.
5. Meningkatkan nilai religi jurnalis dengan menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan mengupayakan umroh dan haji secara bergilir dengan bekerjasama dengan pemerintah dan perusahaan swasta, BUMN/BUMD.
6. Menjalin komunikasi antara PWI Sumsel dan PWI Kabupaten/Kota yang efisien dan efektif dengan menarik satu anggota PWI Kabupaten/Kota menjadi pengurus PWI Sumsel.
7. Lebih berperan pada pelayanan untuk masyarakat khususnya bidang bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu.
8. Kesejahteraan Wartawan di setiap daerah dan kota melalui kekayaan di daerahnya masing-masing.
Untuk selanjutnya yaitu melaksanakan program 100 Hari Kerja yakni
a. Terselenggara pelatihan medsos dan portal bagi anggota secara periodic baik tatap muka maupun melalui zoom.
b. Sudah ada pelaksanaan supervisi sertifikasi Dewan Pers dengan mendatangkan anggota Dewan Pers ke Palembang dan daerah.
c. Terbentuk koperasi yang dikelola profesional dan memiliki dana abadi. Dengan bekerjasama dengan instansi pemerintah (OPD) atau perusahaan swasta nasional dan BUMN/BUMD.
d. Terlaksana perjanjian beasiswa pendidikan anggota dengan perguruan tinggi negeri dan swasta.
e. Sudah ada perjanjian keberangkatan umroh bagi anggota, sedangkan keberangkatan haji pada program setahun masa kerja.
f. Merekrut anggota PWI Kabupaten/Kota menjadi pengurus PWI Sumsel, dengan rekomendasi Ketua PWI masing-masing kabupaten/kota.
g. Terbentuk lembaga Bantuan Hukum PWI Sumsel dengan bekerjasama dengan instansi penegakan hukum pemerintah dan swasta.
h. Terbentuk Pokja Batubara, Pokja Perbankan/Moneter selain FJM yang sekarang sudah berdiri.
Serta melaksanakan program tiga tahun kerja dimana sudah ada kejelasan kantor baru yang representatif dari bantuan pemerintah atau BUMN .
“Tentunya program ini menjadi tanggungjawab saya apabila terpilih menjadi Ketua PWI Sumsel, inilah bentuk komitmen dan tak kalah pentingnya wartawan akan diusulkan umroh secara bergiliran,” tandas Hadi Prayogo yang akan membantu memperjuangkan wartawan untuk mendapatkan rumah layak huni. (**)
Laporan : Syakbanudin