You are here
Soal Demo Warga Pertanyakan Kasus Kades Pinang Banjar, Kepala Inspektorat Belum Menerima LHP dari Ketua Tim DAERAH HEADLINE 

Soal Demo Warga Pertanyakan Kasus Kades Pinang Banjar, Kepala Inspektorat Belum Menerima LHP dari Ketua Tim

GELUMBANG, MS – Kepala Inspektorat Kabupaten Muara Enim, Suhermansyah., ST., M. Eng menyatakan dirinya belum menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas kasus dugaan korupsi Kepala desa Pinang Banjar Jon Kanedi.

Hal itu, ia sampaikan, saat berhasil dihubungi lewat via telepon seluler, Minggu (19/07/2020), menyusul adanya aksi damai yang dilakukan belasan warga Desa Pinang Banjar, beberapa waktu lalu.

“Terkait laporan hasil LHP Tim Inspektorat pada 23 Juni 2020 lalu, saya belum menerima laporannya dari ketua tim. Jadi belum bisa memberikan keterangan secara objektif mengenai hasil LHP atas kades Jon Kanedi,” ungkapnya singkat seraya buru-buru menutup sambungan teleponnya.

Sebelumnya, dihubungi terpisah, Koordinator Tim Pemeriksa Desa Pinang Banjar, Arlan Devi., S.Sos., M.Si, mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan dan memberikan informasi terkait hasil pemeriksaan tim terhadap Kades Pinang Banjar.

“Itu wewenang Kepala Kantor Inspektorat pak, bapak telepon langsung dengan pak Suhermansyah,” katanya, Minggu pagi (19/07).
Sementara, pada aksi unjuk rasa yang dilakukan belasan warga Desa Pinang Banjar, ke Kantor Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, pada Senin (13/07) lalu, warga mempertanyakan kelanjutan penyelidikan kasus dugaan korupsi Kadesnya, oleh Inspektorat Kabupaten Muara Enim.

Kedatangan belasan warga ini diterima langsung oleh Camat Gelumbang, Syarkowi S.Sos. Menurut Teza Dewantara, salah satu perwakilan warga menyebutkan, selain mempertanyakan status pemeriksaan kasus dugaan korupsi Kades Pinang Banjar, warga juga mempersoalkan pelaksanaan pemerintahan desa sejak ditinggal kadesnya (kosong pemerintahan).

“Benar hari ini kami dan beberapa warga desa pinang banjar lainya mendatangi Kantor Camat Gelumbang. Guna menyampaikan beberapa hal diantaranya tentang Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) Tim Inspektorat Kabupaten Muara Enim tanggal 23 Juni 2020, dan kami mohon kepada pihak Inspektorat tentang kejelasan atas hasil kerja tim inspektorat tersebut,” tegas Teza, dibincangi disela aksinya bersama warga lainnya, beberapa waktu lalu.

Di tempat yang sama, Camat Gelumbang Syarkowi, S.Sos ketika menanggapi aksi warga tersebut menyatakan, pihaknya hanya menampung dan akan menyampaikannya ke Inspektorat Muara Enim.

“Terima kasih atas kedatangan warga yang telah menyampaikan aspirasinya ini. Nanti akan kita sampaikan dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Muara Enim,” tandasnya. (dn/red)

Related posts

Leave a Comment