You are here
Spesialis Pencuri Motor Dimasjid Keok Diterjang Timah Panas HEADLINE KRIMINAL 

Spesialis Pencuri Motor Dimasjid Keok Diterjang Timah Panas

LUBUKLINGGAU-Tiga spesialis pencuri motor yang kerap beraksi di masjid -masjid Kota Lubuklinggau akhirnya dibekuk unitreskrim Mapolsek Lubuklinggau Timur bekerjasama dengan Mapolsek Lubuklinggau Selatan di dua tempat berbeda.

Ketiganya yakni, Deska Riansyah (27) warga Dusun 1, Desa Lawang Agung, Ririn Rikardo (23) Warga Desa Tanjung Beringin, dan Efran Ma’ruf (23) Warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Dari tangannya mereka berhasil diamankan sejumlah barang bukti (BB) yakni, satu buah motor Honda Beat warna orange dengan nomor polisi BG 2867 HM, satu buah motor Honda Supra X tanpa nomor polisi.

Kemudian satu buah kunci T bersama gagangnya, beberapa sepion motor dari berbagai merek, dua buah kopiah warna hitam dan coklat, satu buah bong dan empat klip bekas tempat sabu.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar, melalui Wakapolres Kompol Zulkarnain, didampingi Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Aprinaldi, dan Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Hadi menuturkan, ketiganya ditangkap berkat laporan masyarakat yang resah karena kehilangan motor saat shalat di masjid.

“Dari laporan itu anggota melakukan penyidikan, didapatlah informasi bila pelaku spesialis pencuri kendaraan di masjid itu adalah Deska,” ungkapnya.

Ketika mendapat informasi lokasi persembunyian Deska, anggota langsung bergerak melakukan penangkapan dikosannya tepatnya di Kelurahan Moneng Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Selasa (3/4) pagi pukul 09.00 WIB.

“Saat kita tangkap Deska ini sedang bersama dua orang wanita yang pengakuannya adalah pacarnya. Setelah Deska ditangkap dilakukan pengembangan. Deska mengaku menjalankan aksinya bersama dua rekannya,” ungkapnya.

Hasilnya Deska mengaku jika kedua temannya itu bernama Ririn dan Efran yang tinggal disebuah kosan di RT, 01, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. Dapat informasi itu, anggota bergerak langsung melakukan penangkapan.

“Rupanya saat diamankan keduanya tengah bersama dua orang perempuan. Pengakuan mereka juga sama jika itu adalah pacarnya, sedangkan Ririn merupakan mahasiswa semester akhir sebuah perguruan tinggi swasta kabupaten Mura,” ujarnya.

Pengakuan mereka baru dua bulan menjadi seorang pencuri motor, dalam dua bulan itu mereka berhasil menggasak kendaraan roda dua sebanyak 12 buah dari sejumlah masjid di kota Lubuklinggau.

“Kita mengimbau kepada masyarakat setiap akan melaksanakan ibadah kendaraannya tolong ditambah kunci tambahan. Karena sasaran pencuri saat ini bukan dipusat perbelanjaan lagi melainkan di masjid,” ucapnya. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment