You are here
Sukseskan 40 Hektar Tanam Jagung, Desa Padang Manis Sosialisasi Perdes Hewan Ternak BENGKULU HEADLINE 

Sukseskan 40 Hektar Tanam Jagung, Desa Padang Manis Sosialisasi Perdes Hewan Ternak

AB 4

BENGKULU SELATAN, MS – Guna menyukseskan program 40 ribu hektar tanam jagung, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) terus menggiatkan Peraturan dearah (Perda) No 9 tahun 2013 tentang hewan ternak disetiap desa disebelas kecamatan Kabupaten BS.

AB 2Senin (18/3/2019), Desa Padang Manis, Kecamatan Manna menggelar sosialisasi Peraturan desa (Perdes) hewan ternak turunan dari perda no 9 tahun 2013.

Kepala desa (Kades) Padang Manis, Milkan mengatakan pihaknya akan secepatnya merampungkan Perdes hewan ternak di Desa Padang Manis. “Karena sebelum adanya perda tahun 2013 itu desa kami sudah memiliki perdas,” ucapnya.

Tetapi lanjut Milkan, pihaknya belum bisa menerapkan hal tersebut sebab sampai sekarang perda saja belum diterapkan. “Jadi dasar kami menjalankan Perdes itu belum kuat,” pungkasnya.

Dikatakan dia, selain sosialisasi, pihaknya juga membuat rancangan penetapan sanksi yang akan diberlakukan dalam Perdes. “Walaupun kami tetap akan memakai Perdes yang sudah ada ini, karena nampaknya perdes yang sudah ada ini hanya merubah beberapa point saja. Namun demikian tetap akan kita putuskan berdasarkan hasil musyawarah,” tegasnya.

AB 3Sementara Zainul Mirhan, Kepala seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Manna menjelaskan berdasarkan instruksi Plt Bupati tertanggal 31maret 2019 seluruh Perdes harus sudah rampung.

“Program 40 ribu hektar tanam jagung ini tidak akan tercapai bila hewan ternak masih berkeliaran,” ujarnya.

Untuk mencapai hal itu, langkah yang akan diambil adalah manfaatkan seluruh lokasi yang ada seperti perkarangan rumah, fasilitas perkarangan kantor milik pemerintah daerah atau desa yang masih bisa ditanami, dan lahan- lahan yang ada di lingkungan desa. “Dengan sistim bebas pagar, artinya bukan tanaman yang kita pagar namun sebaliknya hewan ternaklah yang kita kandangkan atau di gembalakan, sehingga tidak akan merusak tanaman,” jelasnya.

Acara yang dihadiri beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Ketahanan Pangan, SatpolPP, Dinas Pertanian, dan unsur Tripika dari Kecamatan Manna. (bajul/adv)

Related posts

Leave a Comment