You are here
Sukseskan PTSL, Pemkab Bakal Diskon Pembayaran BPHTB BENGKULU HEADLINE 

Sukseskan PTSL, Pemkab Bakal Diskon Pembayaran BPHTB

BENGKULU SELATAN, MS – Untuk mendukung suksesnya program penerbitan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan merancang akan memberikan pengurangan (diskon) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pengurangan BPHTB tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang ikut PTSL.

Hal tersebut mengemuka pada saat rapat yang membahas rancangan perubahan peraturan bupati Nomor 38 tahun 2017 tentang pembiayaan persiapan PTSL di ruang rapat Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan, Senin (13/5/2019).

Dalam rancangan tersebut diusulkan pengurangan BPHTB sebesar 50 persen dari BPHTB terhutang.

“Ini baru draft, untuk keputusan apakah nanti akan ada pengurangan 50 persen atau berapa, itu tergantung dengan keputusan Bupati yang dibuatkan Perbupnya nanti,” tegas Assiten II Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan, Novman Ahmad Ali selaku pimpinan rapat.

Sebagai dasar pertimbangan diusulkannya pengurangan BPHTB tersebut, sambung Novman Ahmad Ali lantaran adanya keberatan masyarakat dalam menyetorkan BPHTB saat pembuatah sertifikat tanah.

“Kalau masyarakat yang ikut PTSL semuanya bayar BPHTB, harapan kita PAD dari sini akan meningkat. Masyarakat terbantu, PAD meningkat,” harap Novman.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkulu Selatan, Surahman menyampaikan bahwa biaya pembuatan sertifikat melalui PTSL biaya yang dikenakan sama seperti tahun lalu.

“Sesuai dengan zona, Bengkulu Selatan biaya pembuatan sertifikat tanah melalui PTSL Rp200 ribu. Ini juga nantinya yang akan dituangkan dalam Perbup,” jelas Surahman.

Untuk 2019 ini, sambung Surahman, kuota PTSL Bengkulu Selatan sebanyak 6.120 bidang serta untuk program redistribusi sebanyak 4.000.

Sementara itu, Kabid Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Bengkulu Selatan, Assilawati menyampaikan bahwa realisasi penerimaan BPHTB telah mencapai 46 persen dari target Rp650 juta.

Dirinya optimis, pada tahun 2019 ini penerimaan dari BPHTB akan mencapai target.

“Realisasi tahun ini sudah mencapai Rp300-an juta. Tahun 2018 kita overtarget, realisasi BPHTB mencapai Rp850 juta,” demikian Assilawati. (bajul/humas)

Related posts

Leave a Comment