You are here
Survei LKPI: Elektabilitas Syamsul Hanan Tempati Urutan Pertama HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Survei LKPI: Elektabilitas Syamsul Hanan Tempati Urutan Pertama

PALEMBANG, MS – Elektabilitas Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muaraenim Dr Ir H Syamsul Bahri MM dan Ir H Hanan Zulkarnain MTP (SBH) menempati urutan pertama. Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI), Arianto, Selasa (19/6/2018).

Menurut dia, dari hasil survei pihaknya elektabilitas SBH mencapai 33 persen. Lalu Nurul Aman-Thamrin AZ (NATHA) mencapai 23 persen, Shinta Paramitha Sari-Syuryadi (SINAR SURYA) 21 persen. Terakhir Ahmad Yani-Juarsah (AYOK JUARA) mencapai 15 persen.

“Kenaikkan elektabilitas paslon ini berasal dari birokrat, kenaikan ini cukup signifikan dibandingkan paslon lainnya,” ujarnya Arianto yang tergabung dalam naungan Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI).
Kenaikan ini, dikatakan dia, pasangan SBH diyakini masyarakat dapat membawa perubahan Kabupaten Muaraenim lebih baik kedepannya. Alasan utama pemilih adalah paslon SBH bisa mengejar kabupaten/kota yang ada ditetangga Muara Enim lebih cepat maju lagi. Paslon SBH diyakini masyarakat 36 % bisa membawa perubahan yang lebih baik. Kemudian disusul paslon AYOK JUARA (19 %) dan SINAR SURYA (8 %) serta NATHA (6 %).

“Kuatnya tarikan elektoral selama masa kampanye terekam dari data. Dengan memilih paslon SBH dapat membawa Kabupaten Muara Enim lebih baik kedepan. Masyarakat yakin, bahwa kedua paslon ini mempunyai pengalaman sebagai Kepala Dinas PU Sumatera Selatan dan Mantan Wakil Bupati Muara Enim bisa membawa percepatan pembangunan di Muara Enim. Selain itu, paslon ini juga dipersepsikan masyarakat cerdas/pintar/berpendidikan (65 %),” ungkapnya sambil mengatakan SBH didukung Partai Nasdem, Golkar, PAN, PBB, dan PKPI.

Mantan koordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini juga menambahkan, dari tiga kali tracking survei yang telah dilakukan, paslon SBH belum pernah menyalip elektabilitas paslon pesaing lainnya. Survei yang dilakukan pertama bulan Desember 2017, paslon SBH (18 %), NATHA (21 %), SINAR SURYA (19 %) dan AYOK JUARA (15 %), massa mengambang (27 %). Kemudian bulan Pebuari 2018, paslon SBH ( 21 %), NATHA (23 %), SINAR SURYA (21 %) dan AYOK JUARA (11 %), massa mengambang (23 %). Survei bulan Mei-Juni awal 2018, paslon SBH (33 %), NATHA (23 %), SINAR SURYA (21 %) dan AYOK JUARA (11 %), massa mengambang (12 %).

“Kalau dilihat trend dari tracking survei yang dilakukan selama tiga kali, terpotret bahwa trend dukungan elektoral yang positif didapatkan paslon SBH. Dalam arti, tidak ditemukan elektabilitas dari paslon SBH turun ataupun stagnan. Bahkan , survei bulan Mei dapat dikatagorikan, elektabilitas paslon SBH sudah keluar dari marjin of error dari survei yang dilakukan,” terang mantan anggota Tim Audit Konvensi Capres Partai Demokrat wilayah Sumatera ini.

Bahkan, dari dukungan partai, lanjut lelaki yang biasa disapa dengan nama Iyan ini menuturkan sebaran pemilih partai politik dengan pemilih paslon masing-masing bupati tidak begitu dominan. Masyarakat kabupaten Muara Enim dalam memilih paslon bupati dan wakil bupati Muara Enim kedepan memilih figur. Figur yang kuat juga dipersepsikan masyarakat terhadap paslon SBH . dari tingkat keyakinan pemilih, tergambar bahwa pemilih sangat yakin paslon SBH bisa merealisasikan janji-janji kampanyenya sebesar 56 %.

“Keyakinan pemilih ini sudah cukup baik, sebab paslon SBH bukan sebagai incumbent. Artinya, kepercayaan masyarakat kepada paslon SBH ini cukup tinggi dan ini merupakan modal kuat untuk mendapatkan dukungan masyarakat. Kalau tidak ada kejadian luar biasa atau “tsunami” politik, paslon Syamsul Bahri-Hanan Zulkarnain berpotensi unggul pada pemilukada 27 Juni 2018,” ujar Iyan.

Survei yang dilakukan LKPI ini dengan mengambil sample 420 responden atau 42 desa/kelurahan yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan di kabupaten Muara Enim. Metode penarikan sample dengan menggunakan multistage random sampling dan dilengkapi dengan dept interview dengan marjin of error +/- 5 % dengan selang kepercayaan 95 %. Wawancara dilakukan tatap muka dengan melibatkan surveyor semua mahasiswa. (red/ril)

Related posts

Leave a Comment