You are here
Tak Tahan Penyakit yang Diderita, Yulia Nekat Gantung Diri HEADLINE KRIMINAL 

Tak Tahan Penyakit yang Diderita, Yulia Nekat Gantung Diri

MUARAENIM, MS – Diduga tidak tahan lagi menderita karena penyakit kista yang diderita, Yulia (34) nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Warga yang diketahui beralamat di Pasar Lama Lahat Kota Lahat Kabupaten Lahat itu tewas gantung diri di kusen rumah Sukindar yang merupakan mantan mertuanya di Dusun I Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim.

Peristiwa tragis ini diketahui pertama sekali oleh Sukindar saat dirinya pulang ke rumah dari ronda malam. Ketika masuk kedalam rumah yang kondisi lampunya padam, lalu Sukindar menghidupkan lampu ruang tengah. Betapa terkejutnya Sukindar melihat korban tergantung dengan leher korban terikat dasi SMA warna abu-abu di kusen kamar rumah.

Melihat hal itu, Sukindar kemudian ianya membangunkan istrinya Hermawati dan anaknya Tino Budiawan lalu menurunkan korban dan segera membawanya ke Puskesmas Lembak. Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia kemudian jenazah dibawa kembali ke rumah Sukindar.

Diceritakan Sukindar, korban datang ke kediamannya pada Selasa (18/4/2017) sekitar jam 10.00 pagi, untuk menengok anaknya yang selama ini anak korban tinggal dan menetap di Sukindar.

Diungkap Sukindar, selama berada di rumahnya, korban selalu tampak murung dan gelisah. Korban sempat bercerita kepada istri Sukindar,  Hermawati bahwa selama ini dia mengidap penyakit kista yang sudah cukup lama.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasubbag Humas AKP Arsyad AR dan Kapolsek Lembak AKP Alfian saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa bunuh diri tersebut. “Setelah mendapat laporan dari warga, pihak kita langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa korban ke Dokter Puskesmas Lembak serta memeriksa saksi-saksi,” ungkap Alfian.

Ditegaskan Alfian, dari pemeriksaan dokter Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. “Kejadian ini murni bunuh diri. Sementara barang bukti berupa dasi SMA telah diamankan untuk dilakukan lebih lanjut. Selanjutnya jenazah korban akan dikebumikan di TPU Gunung Ibul Kota Prabumulih,” pungkas Alfian. (Dev)

Related posts

Leave a Comment