Indralaya, MS – Polda Sumsel melalui Ditlantas Polda Sumsel akan memasang kamera ETLE di sejumlah titik di wilayah Ogan Ilir. Hal itu terungkap saat pertemuan Karo Rena Polda Sumsel, Kombes Pol Agus Santoso, dengan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, di Ruang Rapat Bupati, Rabu (25/5).
“Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel terkait penyuksesan pelaksanaan kamera ETLE di seluruh wilayah Provinsi Sumsel, maka seluruh kabupaten dan kota diharapkan mengadakan peralatan ETLE,” terang Karo Rena Polda Sumsel, Kombes Pol Agus Santoso, kepada awak media di Kantor Bupati Ogan Ilir.
Kamera ETLE ini digunakan untuk penindakan pelanggaran lalu lintas di jalur yang sudah terpasang kamera. Tak hanya pelanggaran lalu lintas, tambah Agus, melalui kamera ETLE ini juga bisa mempermudah pemantauan dan mengurangi tindak kejahatan.
“Selain itu, kamera ini juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ogan Ilir. Alhamdulillah, harapan kita sudah disetujui Bupati untuk memasang kamera ETLE,” kata Agus.
Untuk titik pemasangan, menurut Agus, diserahkan kepada Pemkab Ogan Ilir. Karena, Bupati lebih memahami mengenai daerahnya yang akan dipasang kamera ETLE.
Terpisah, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar mengungkapkan, di Kabupaten Ogan Ilir akan dipasang tiga titik kamera ETLE. yakni, di Tanjung Raja, Simpang Muara Meranjat, dan di depan Kampus Universitas Sriwijaya.
“Dengan dipasangnya kamera ETLE nanti kami berharap bisa menekan angka kriminalitas, paling tidak kalau ada curanmor, begal, bisa diketahui sejak dini,” ungkap Panca.
Panca juga menyebut, dengan kamera ETLE ini angkutan ODOL dan truk tambang pasir ilegal dapat diawasi secara real time 24 jam. Selama ini, antara petugas dengan sopir truk pasir selalu kucing-kucingan.
“Kadang petugas standby siang eh taunya dia keluar malam. Insyaallah ini juga menjadi solusi bagi Pemda agar infrastruktur di Ogan Ilir ini tidak rusak,” tutup Panca.(AL)
