You are here
Tengah Berobat, Rafik Diringkus Polisi HEADLINE KRIMINAL 

Tengah Berobat, Rafik Diringkus Polisi

LUBUKLINGGAU – Rafik alias Agus (40), warga Desa Muara Punjung, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba diringkus satuan reskrim Polres Lubuklinggau. Tersangka merupakan daftar pencarian orang (DPO) pembunuhan Polsek Babat Toman berdasar Laporan Polisi No Pol : Lp /B. 91 / IX / 2014 / Sumsel / Muba / Sek Bbt, tanggal 26 September 2014.

Tersangka diringkus di Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah Lubuklinggau, Selasa (29/8/2017) sekitar pukul 11.30 WIB saat tengah berobat. Yang mana tersangka saat itu tengah mengobati luka pada bagian dada sebelah kiri diduga akibat  luka tusuk setelah berkelahi di Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

“Kita mendapatkan permintaan bantuan kemarin sore (Senin) dari Polsek Babat Toman tentang keberadaan tersangka,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasatreskrim, AKP Ali Rojikin.

Kemudian anggota melakukan penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan, tersangka memang benar tengah berada di RS Siti Aisyah Lubuklinggau. Selanjutnya anggota mengamankan tersangka tanpa melakukan perlawanan.

“Kita amankan dan mereka (anggota Polsek Babat Toman) lakukan penjemputan ke Polres untuk serah terima tersangka,” bebernya.

Sementara itu kemarin sore, anggota Polsek Babat Toman yang dipimpin langsung Kanitreskrim, Ipda Junardi menjemput tersangka untuk dibawa dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Babat Toman. Tersangka disamping terlibat pembunuhan, juga merupakan residivis. Bahkan diduga masih ada sejumlah LP kasus lainnya diwilayah Babat Toman.

Aksi pembunuhan yang dilakukan tersangka pada 26 September 2014 di pal 2, Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman (Muba) sekitar pukul 22.00 WIB. Korbannya yakni M Rizal (25), petani warga Dusun II, Desa Ulak Teberau, Kecamatan Babat Toman, Muba. Tersangka membunuh korban dengan menembak korban sebanyak dua kali pakai senjata api rakitan.

“Mengenai ketiak bawah kiri sehingga korban meninggal dunia. Motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban yakni karena selisih paham,” kata Kanitreskrim Polsek Babat Toman, Ipda Junardi.

Tersangka ditangkap lagi berobat. Sebelumnya, anggota Polsek Babat Toman sudah berkoordinasi dengan anggota Reskrim Polres Lubuklinggau mengenai keberadaan tersangka di Lubuklinggau. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment