You are here
Terjaring Operasi Cipta Kondisi, Jocky Kedapatan Bawa Sajam HEADLINE KRIMINAL 

Terjaring Operasi Cipta Kondisi, Jocky Kedapatan Bawa Sajam

PRABUMULIH, MS – Jocky Saputra (26), warga Jalan Kemuning RT 02 RW 04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa diamankan petugas Polsek Prabumulih Timur. Pasal, pemuda pengangguran ini kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang, Selasa (20/12/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Jocky diringkus sedang nongkrong bersama teman-temannya di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur, tepatnya di depan kantor BPJS Cabang Prabumulih.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku berikut barang bukti senjata tajam jenis parang langsung diamankan ke Mapolsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hendra Gunawan didampingi Kanit Reskrim, Aiptu. Rikiyanto Atmaja mengatakan, penangkapan pelaku bermula ketika jajaran Polsek Prabumulih Timur melakukan giat operasi cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru. Saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan kantor BPJS Prabumulih Kelurahan Gunung Ibul Barat, petugas melihat beberapa pemuda tengah asik nongkrong dengan gelagat mencurigakan.

“Pihak kita penasaran, lalu menghampiri dan melakukan pemeriksaan satu persatu kumpulan pemuda tersebut. Pelaku yang panik melihat kedatangan petugas terlihat sempat hendak meninggalkan lokasi. Namun petugas dengan sigap langsung mendekati dan memeriksa pelaku,” ungkapnya, Rabu (21/12/2016).

Kecurigaan petugas pun tak meleset, dari balik bajunya petugas mendapati sebilah senjata tajam jenis parang dan ketapel dari tangan pelaku.

“Ya, pelaku kita amankan karena kedapatan membawa parang,” pungkasnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU Darurat no 12/1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman 12 tahun penjara. “Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas,” tegasnya.

Kepada petugas, pelaku mengaku membawa sajam hanya untuk menjaga diri dan tidak digunakan untuk kejahatan. “Bawa parang hanya untuk jaga diri saja, bukan untuk apa-apa,” ujar Jocky. (nor)

Related posts

Leave a Comment