You are here
Tim Kemendag Desak Pemkot Segara Fungsikan Bangunan Pasar HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Tim Kemendag Desak Pemkot Segara Fungsikan Bangunan Pasar

Tim Kemendag saat meninjau bangunan pasar.
Tim Kemendag saat meninjau bangunan pasar.

PRABUMULIH, MS – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mendesak Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih untuk segera memfungsikan penggunaan gedung pasar yang dibelakang Pasar Tradisional Modern (PTM) II.

Staf Kemendag RI, Riski Kurni mengatakan, pihaknya datang ke Prabumulih untuk melihat secara langsung kondisi gedung pasar tersebut. “Ya, perintah atasan kami agar meninjau bangunan pasar yang diperuntukan pegadang ikan, daging, sayur, dan ayam,” ujar Riski di sela-sela kunjungannya untuk melihat keberadaan bangunan, Rabu (22/2/2017).

Untuk itu, pihaknya meminta agar Pemkot Prabumulih segera memfungsikan bangunan tersebut. “Perintah atasan kami, bila gedung ini sudah selesai harus segera difungsikan. Jangan sampai tidak dan dibiarkan saja, nanti takutnya malah rusak terbengkalai,” ungkapnya.

Riski menilai, untuk bangunan yang merupakan bantuan Kementerian Perdagangan dengan biaya pembangunan sekitar Rp 6,7 miliar dari dana APBN hasilnya lumayan bagus. “Untuk tanahnya sudah dihibahkan. Ya, intinya kami minta bangunan ini segera diisi oleh pedagang. Itu saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Prabumulih, M Supi ST melalui Sekretaris Dinas PU Ir Juairiah mengatakan, saat ini bangunan buat pedagang basah yang telah selesai itu memang belum akan ditempati pedagang. Hal itu dikarenakan pihaknya masih menunggu penyelesaian bangunan PTM II yang telah dianggarakan di APBD 2017 ini.

“Untuk sementara bangunan itu belum ditempati dan diisi para pedagang. Kita maunya serempak diisi pedagang kalau sudah selesai. Itu perintahnya pak Walikota, kalau selesai semua baru pedagang menempatinya,” pungkasnya.

Masih kata Juhairiah menjelaskan, kalau selesai semua pedagang yang terdata sekitar 1.945 pedagang nantinya akan ditampung di PTM 1 dan PTM II. Selain itu, kalau bangunan bantuan Kementerian Perdagangan langsung diisi para pedagang. Takutnya nanti ada kecemburan antar mereka.

“Makanya kita belum mau mengiisi pedagang basah di gedung belakang, takut ada kecemburan. Bisa-bisa nanti jadi ribut, hal itulah yang kita hindari. Lagian gedung belakang itu hanya diisi sekitar 245 pedagang saja. Kita harap para pedagang untuk bersabar, karena PTM II tinggal sedikit lagi selesai,” ujarnya. (nor)

Related posts

Leave a Comment