You are here
Tingkatkan Mutu Pendidikan, AGTKH Akan Sinergi Dengan Dikpora DAERAH 

Tingkatkan Mutu Pendidikan, AGTKH Akan Sinergi Dengan Dikpora

Lombok Utara, MS – Guna meningkatkan mutu pendidikan, Asosiasi Guru Tenaga  Kependidikan dan Honorer (AGTKH), akan bersenergi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora), khususnya dalam penerapan kurikulum 2013 (K13), Hal ini dikatakan Denda Suria Sari  SPd Ketua AGTKH, Rabu (28/2/2018).

“Cukup diketahui terbilang banyaklah jumlah tenaga guru honerer dari pada jumlah tenaga guru PNS yang ada,
tercatat dari Sekolah Madrasah dan Sekolah Umum SD/SMP Jumlah Guru honorer mencapai 3 ribu jiwa, ” ucapnya.

Dia menambahkan sudah sepatutnya  guru honorer, harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat, tidak hanya persoalan kesejahteraan namun bagaimana dalam peningkatan Kafasitas SDM nya.

Dia mengakui masih banyak guru belum memahi soal bagaimana penerapan kurikulum 2013 (K13) yang mulai diberlakukan sejak beberapa tahun lalu itu, “Pada saat road show yang kami lakukan di Lima kecamatan yang ada sebelumnya, aspirasi guru honorer ingin bagaimana peningkatan kafasitas SDM dengan menggelar bimtek yang ideal kepada para guru honorer, ” tuturnya.

Lanjutnya karena selama ini Bimtek yang diselenggarakan baik oleh dinas lebih  memprioritaskan Guru PNS padahal kami di honorer sangat banyak dan berperan di sekolah-sekolah.

Diakuinya guru honorer yang ada di Lombok Utara sampai saat ini banyak menyampaikan ketidak pahaman soal bagiamana penerapan Kurikulum 2013 yang mulai diberlakukan saat era Menteri Anies Baswedan itu. Sehingga banyak kendala kendala yang rumit dalam proses belajar mengajar dirasakan pada penerapan kurikulum itu.

“AGTKH nantinya akan fasilitasi proses Bimtek ini dengan bersinergi bersama Dinas Terkait dalam hal ini Dikpora, mungkin dengan menambahkan Volumenya yang selama ini jumlahnya sekian bisa lebih dari itu dan tentu mempriorotaskan tenaga guru honorer,”bebernya.

Dalam Rakerda ini jelas dende tidak hanya terfokus pada persoalan itu namun juga pihaknya akan membangun sinergi dengan sekolah-sekolah bekerjasama dengan Dikpora untuk menggelar event-event seni dan olahraga kepada para siswa sehingga kedepan bakat yang jarang tersalurkan bisa ditampilkan.

“Kami juga kedepan berupaya untuk memperkuat legalitas formal dari lembaga ini dengan mengurus izin-izin lembaga agar memiliki kekuatan hukum,”bebernya.

Terpisah Plt Kadis Dikpora Lombok Utara Dr.Fauzan Puad MPd mewakili Bupati Lombok Utara, pentingnya keberadaan Guru Honorer yang ada di Lombok Utara saat ini, pasalnya saat ini dengan jumlah tenaga guru PNS tentu tidak mencukupi untuk proses berjalannya aktifitas belajar mengajar disetiap sekolah.

“Sesungguhnya kita masih sangat kurang untuk tenaga guru PNS, dengan keberadaan guru Honorer ini sangat-sangat membantu,”bebernya.

Kaitan dengan peningkatan kafasitas SDM tenaga guru diamini Fauzan, dimana hal ini tentu sangat perlu dan penting untuk dilakukan karena Guru memiliki peran dalam mencerdaskan anak bangsa. Dimana seorang guru tidak boleh merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki namun penting untuk bagaimana mengembangkan kualitas SDM agar jauh lebih baik lagi.

“Guru honorer saat ini telah kita upayakan untuk kesejahteraan yang lebih baik dengan memberikan tunjangan melalui Bosda dan Bosma yang diglontorkan daerah setiap tahun dari APBD oleh karena itu kita harap guru Honorer tetap semangat dan jangan pernah putus asa dalam mengemban tugas mulia ini,” tutupnya. (Humas Lombok Utara / Red)

Related posts

Leave a Comment