You are here
Tingkatkan Pendapatan Pajak, DJP Sumsel Babel Sosialisasi Door To Door HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Tingkatkan Pendapatan Pajak, DJP Sumsel Babel Sosialisasi Door To Door

PALEMBANG, MS – Guna meningkatkan pendapatan pajak pada program Tax Amnesty dan mengingatkan masyarakat untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang terakhir pada 31 Maret 2017 mendatang, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulangan Bangka Belitung (Babel) menggelar sosialisasi Door to Door. Sosialisasi Door to Door ditandai dengan pelepasan petugas sosialisasi dalam acara Farewell Party Amnesti Pajak, di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang, Rabu (22/3/2017).

Asissten I Pemerintah Kota Palembang, Sulaiaman Amin dalam acara Farewell Party Amnesty Pajak mengatakan bahwa dalam program sosialisasi pajak door to door dilakukan agar masyarakat lebih dekat lebih mengetahui mengenai pajak. Selain itu, petugas bisa melihat secara langsung tidak hanya dengan data. Bahkan, Pemerintah Kota Palembang sudah melakukan MoU dengan DJP Provinsi Sumsel dan Kep Babel dengan sosialisasi kepada para pejabat Pemkot Palembang.

“Diharapkan para petugas dapat memberikan pendampingan kepada para pejabat Pemkot Palembang untuk mengikuti Tax Amnesty dan Pelaporan SPT tahun 2016 agar dapat maksimal,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Keberatan dan Banding DJP Provinsi Sumsel dan Kep Babel, Saefuddin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Palembang yang sudah mendukung DJP Prov. Sumsel dan Kep Babel dan sudah melakukan MoU untuk kesuksesan penyelenggaraan Tax Amnesty. Petugas tidak hanya melakukan sosialisasi door to door kepada masyarakat namun juga kepada para pejabat.

“Target hari ini 600 toko atau tempat usaha untuk dilakukan sosialisasi di putaran pasar 16 ilir dan serentak dilakukan 127 petugas sosialisasi dari 5 kantor pajak,” jelasnya.

Terkait pencapaian hasil Tax Amnesty, Saefuddin menjelaskan hingga saat ini, untuk uang tebusan Tax Amnesty di DJP Provinsi Sumsel dan Kep Babel mencapai Rp 983 Miliar dan harta yang dideklarasikan mencapai Rp  59,5 Triliun dengan jumlah SPH 223.375.

“Untuk dilembaga pemerintah DJP sudah melaksanakan sosilisasi ke ke lembaga Kepolisian, Kejaksaan, Pemerintah Provinsi dan lainnya, sehingga pendapatan pajak dari Aparatus Sipil Negara (ASN) cukup signifikan,” tuturnya. (za)

Related posts

Leave a Comment