You are here
Todong Rekan Sejawat, Alamsyah di Bui HEADLINE KRIMINAL 

Todong Rekan Sejawat, Alamsyah di Bui

MUSIRAWAS, MS – Aksi penodongan yang dilakukan Alamsyah (42) warga Desa Sulakarya Kecamatan TebingTinggi Kabupaten Empat Lawang bersama rekannya Sie (38) warga Desa Taba Kebon Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang tak berjalan mulus. Pasalnya hanya berselang jam aparat yang curiga adanya kejanggalan penodongan berhasil meringkus satu dari tiga pelaku curas.

Kejadian ini bermula Minggu (26/2/2018) sekitar pukul 01.30 WIB, korban Syukur (38)warga Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi berangkat bersama Alamsah dan Pono yang merupakan supir truk berangkat menuju Kabupaten Muara Bungo Provinsi Jambi untuk menjual karet ke PT Sawindo.

Usai menjual karet dan mengantongi uang senilai Rp 205 juta ketiga sabahat ini berangkat pulang menuju Kabupaten Empat Lawang. Namun Alamsyah yang gelap mata melihat tumpukan uang milik Syukur menghubungi rekannya Sie (DPO)untuk merencanakan ponodingan di Desa Kebur Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Mura.

Sekitar pukul 24.00 Wib mereka berhenti disalah satu warteg yang ada di samping Bank Mandiri Lubuklinggau. Disela- sela waktu makan dimanfaatkan Alamsah untuk berkomunikasi dengan Sie via SMS untuk memberi tahu lokasi penodongan.

Selesai makan mereka kembali melanjutkan perjalan menuju Empat Lawang namun baru sampai di Desa Lubuk Besar Kecamata TP Kepungut Kabupaten Mura, Sie dan satu rekannya yang juga DPO membuntuti mobil korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dan menghentikan mobil truck dengan mengancam sopir menggunakkan senpi dan sajam.

Mendapat ancaman Pono (sopir) ketakutan bukan kepalang, dua DPO lalu kabur membawa tas hutam berisikan uang tunai senilai Rp 205 juta yang diletakan disamping handle gigi. Dua DPO membawa kabur uang kearah Tebing Tinggi.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Beliti AKP Trisopa Melawijaya menjelaskan setelah menerima laporan aparat lammgsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

“Saat kita mintai keterangan, aparat curiga atas gerak gerik dan keterangan yang diberikan Alamsyah. Dan benar saja ternyata tersangka Alamsyab menerima bagian Rp 100 juta dari total Rp 205 juta uang yang dirampok,” tambahnya.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan uang bagian hasil penodongan disimpan dirumahh tersangka Alamsyah yang ada di Kabupaten Empat Lawang. (dhiae)

Related posts

Leave a Comment