You are here
TPID Harus Kreatif dalam BerInovasi DAERAH HEADLINE 

TPID Harus Kreatif dalam BerInovasi

LAHAT, MS – Kreatif dalam Inovasi Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) gelar Rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten Lahat. Kegiatan yang dipusatkan di hotel Bukit Serelo itu dibuka oleh Asisten III Drs Iskandar MSi, Rabu (14/8/2019).

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Lahat, Fauzan Khoiri Denin AP MM didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, Elsye Hartuti SSTP MM mengatakan, kepada tim pengelola inovasi desa (TPID) kecamatan, dapat membantu desa mencari inovasi dalam kegiatan dana desa (DD).

“TPID ini berperan dalam penyampaian inovasi desa kepada kepala desa (Kades), yang kemudian dituangkan didalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” jelasnya.

Ia menuturkan, tim inovasi kabupaten (TIK) Program Inovasi Desa (PID), dapat membantu kades, sehingga dana desa bantuan pemerintah pusat maksimal.

“Dimana, PID merupakan unjuk tombak, supaya DD tidak habis begitu saja, melainkan manfaatkan desa dikelola BUMDes,” papar Fauzan seraya menambahkan, untuk Kabupaten Lahat dana TPID menerima sebesar Rp 1.215.960.000, dikelola ditingkat kecamatan, dengan besarannya bervariasi.

Sehingga, sambung Fauzan, dana desa pada inovasi ini, dapat diputarkan anggaran sehingga desa ada pendapatan, dan memang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.

“Jangan hanya fokus di infrastuktur, melainkan bagaimana inovasi desa bisa dimanfaatkan, agar ada tambahan bagi desa,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lahat, Cik Ujang SH yang diwakili oleh Asisten III Drs Iskandar MSi, menyampaikan, untuk melaksanakan bantuan pemerintah PID, yang efektif dan efisien dalam mengelola dana desa.

“Pastinya akan menjadi investasi guna mendorong peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Ditambahkannya, agar desa-desa mendapatkan jasa layanan teknis yang berkualitas, dari lembaga profesional dalam komitmen replikasi adopsi inovasi.

“Diperlukan koordinasi dan kolaborasi semua pihak, karena efektifitas dan singkronisasi program dana desa dengan pemerintah daerah, agar terwujudnya Kabupaten Lahat Ber-CAHAYA,” tandasnya. (Nur)

Related posts

Leave a Comment