oleh

Turunkan Kasus Stunting, Tim Pemkab Muratara Turunkan Kedesa

*Muratara Terdapat 403 Kasus Stunting

MURATARA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), turunkan tim audit kasus Stunting ke Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, dalam rangka menurunkan angka kasus stunting, Kamis (24/11/22).

Tim Audit Kasus Stunting yang dihadiri langsung ketua tim percepatan penurunan Stunting Kabupaten Muratara, Asisten II Setda Muratara, Suharto Patih, yang melibatkan tim percepatan diantaranya Dinas Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinsos, Disdukcapil, PU-PR, Dinas Ketahanan Pangan, Camat, Babinsa, pihak pukesmas serta desa yang menjadi locus penanganan Stunting.

Asisten II Suharto Patih, mengatakan kasus Stunting ini sudah menjadi perhatian nasional sehingga semua pihak harus terlibat untuk pengurangan kasus Stunting. Makanya penyelesaian kasus stunting ini melibatkan banyak pihak.

“Dibentuknya tim percepatan penanganan kasus stunting ini melibatkan semua pihak intansi terkait. Turun kelapangan ini agar dapat interpensi langsung permasalahan yang ada di desa dengan melibatkan tim,” katanya.

Disinggung mengenai data Stunting Kabupatrn Muratara, dirinya terangkan bahwa selama 2 tahun terakhir, Kabupaten Muratara terus mengalami penurunan. “Muratara saat ini, terdata 403 kasus stunting. Dari 82 desa, 7 Kelurahan yang ada di 7 Kecamatan dalam wilah Muratara. Target kita akhir rahun 2022 Muratara mencapai 25,07 persen, tahun 2023 angka stunting mencapai 18,97 persen hingga akhir tahun 2024 mencapai 16,07 persen, sesuai target Nasional,” sampainya.

Dilanjutkanya, angka Stunting Muratara ini masih tinggi dan data ini arus akurat mulai dari tingkat kecamatan dan desa berapa jumlahnya, sehingga kita tau apa yang harus dilakukan untuk penurunan kasus Stunting. Mencapai target 16,07 persen tahun mendatang. “Maka dari itu, diperlukanya audit kasus stunting yang ada disetiap Kecamatan,” jelas dia.

Ditempat yang sama Mugono Kepala Dinas Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana, menambahkan audit kasus stunting ini, langka pemerintah daerah untuk penurunan angka stunting yang ada di Muratara.

“Terutama yang ada di Kecamatan Karang Jaya. Khususnya di Desa Bukit Langkap memiliki data tertinggi ada 6 kasus stunting. Kami bersama tim Pemda Muratara melakukan audit kasus stunting ini untuk melakukan penanganan kasus yang ada,” tambahnya singkat.

Serupa disampaikan oleh, Camat Karang Jaya, A. Fu’ad menerangkan, bahwa data yang ada menjadi acuan dalam penanganan kasus stunting sehingga dilakukan audit kasus stunting untuń∑ pengendalian dan penurunan angka kasus stunting ada didesa-desa.

“Dengan turunya tim dari kabupaten ke Desa Bukit Langkap ini, dapat mengentaskan kasus stunting di masyarakat,” ujarnya.

Disilain Kades Bukit Langkap, Dobi Ariandi, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap tim audit kasus stunting dari Pemkab Muratara yang dapat meninjau langsung kedesa.

“Dengan turunya tim dari Pemerintah kami harapkan kedepan Desa Bukit Langkap tidak ada lagi kasus Stunting,” kata dia.

Selain itu, dirinya juga mengharapkan kepada pemerintah Daerah agar dapat merobah polanya masyarakat dalam merentas stunting yang ada di desa Bukit Langkap.

“Karna yang kami pelajari, kasus stunting ini bagi anak yang kurang gizi. Bukan berarti kehidupan orang tuanya tidak mampuh,” tutupnya. (Bar)

News Feed