You are here
UPK Sampaikan Laporan Keuangan DAPM BENGKULU HEADLINE 

UPK Sampaikan Laporan Keuangan DAPM

Bengkulu 3

BENGKULU, MS – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (29/1/2019) menyampai laporan keuangan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Tahun Anggaran 2018.

Kegiatan itu sendiri digelar di di kantor Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Bengkulu 4Hadir pada kesempatan itu seluruh unsur tripika, Kepala desa sekecamatan Manna, para nasabah DAPM, serta wakil dari kelurahan Kayu Kunyit kec Manna kabupaten BS.

Manager UPK DAPM Okman Hartedi menuturkan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DPAM) yang dikelola oleh UPK dalam bentuk Simpan Pinjam Perempuan (SPP). “Sekarang ini dana dari laporan penerimaan sebesar Rp. 4.312.984.997. Ini semua termasuk aset serta dana bergulir yang masih ada pada nasabah DAPM.

Dijelaskan dia, dalam kurun waktu 1 januari 2018 sampai 30 Desember 2018 rincian pengeluaran dana perguliran SPP sebanyak Rp 3.345.500.000. Lalu transfer ke rekening operasional Rp 364.102.500 ditambah pajak dan administrasi rekening SPP Rp 1.053.176. Untuk pengeluar lain-lain Rp 313.331.825. “Jadi total laporan pengeluaran sepanjang tahun 2018 sebesar Rp 4.023.987.501. Sehingga saldo yang ada di rekening berjumlah Rp 456.482.123,” jelas Okman Hartedi.

Sementara salah satu pengurus Asosiasi Pusat bagi organisasi dibidang pengembangan UPK Tedi mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga karena dana bergulir yang sudah ada sejak 2010. “Dulunya masih dalam bentuk program PNPM masih bisa kita pertahankan, bahkan sekarang berkembang sangat pesat dan ini semua berkat kerja keras seluruh stek older yang ada di kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan ini. Sehinngga saat ini kita sering dikunjungi UPK dari kecamatan lain sebagai barometer untuk mereka menjalankan program DAPM ini,” ucapnya.

Bengkulu 2Acara yang dimulai sekitar pukul 09 wib berlanjut dengan penyampaian program kegiatan 2019 sekaligus pembahasan Dana sosial yang nampaknya agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Bila tahun sebelumnya dana sosial dibagikan UPK berbentuk barang kesetiap desa dan kelurahan. Ditahun ini rencananya akan diberikan bantuan tunai secara langsung kepada lansia dan masyarakat miskin yang ada di Kecamatan Manna.

Wandi Ketua BPP UPK Kecamatan Manna, mengutarakan rencana pengembangan usah UPK dalam bentuk yang lain, selain simpan pinjam. Seperti rencana menjadi salah satu distributor tabung gas elpiji dan isi ulang air minum mineral.

Hal ini pun langsung ditanggapi forum Musyawarah Antar Desa (MAD) Asmindali yang juga kades Mela’o sekaligus Ketua APDSI Kecamatan Manna mengatakan prinsipnya pihaknya setuju dengan rencana yang ada. “Ya, tinggal mekanismenya bagaimana, tetapi kita harus tetap mengacu pada anggaran dasar rumah tangga (ADRT) UPK itu sendiri, termasuk bongkar muat prosonil di dalam tubuh UPK ini sendiri,” pungkas Asmin. (bajul)

Related posts

Leave a Comment