You are here
Wabup Resmi Buka Penilaian Kompetensi Pejabat Administrator 2019 DAERAH HEADLINE 

Wabup Resmi Buka Penilaian Kompetensi Pejabat Administrator 2019

LAHAT, MS – Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA membuka secara resmi Penilaian Kompetensi Pejabat Administrator dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat Tahun 2019 yang mengambil Tema “Kita Tingkat Etos Kerja dan Kualitas Pelayanan yang Optimal “Pejabat di Kabupaten Tahun 2019, Senin (25/3/2019).

Laporan Panitia Pelaksana Kegiatan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia melaporkan,Undang- undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaga Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6 Tambahan Lembaran Republik Indonesia 5459). Tujuan dan Dasar pelaksanaan Penilaian Kompetensi yang bertujuan mengetahui kemampuan atau Kompetensi manajeral maupun kompentensi Bidang,dari Pejabat Administrator dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat dengan Sasaran memetakan atau membuat proyeksi kompetensi Pejabat Administrator dilingkungan Pemkab Lahat.

Kegiatan Penilaian Kompetensi Asesssment bagi Pejabat Administrator dilingkungan Pemkab Lahat yang dilaksnaakan pada hari ini 25 s/d 27 Maret 2019 yang dilaksanakan di Ball Room Hotel Grand Zury Lahat dengan Peserta 66 Terdiri dari: Eslon III/a sebanyak 129 Orang, Eslon III/b dab Pejabat Eslon IV/a berjumlah 23 Orang sebagai peserta penganti Eslon III yang kosong dan akan memasuki masa pansiun.

Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM MBA dalam arahannya mengatakan, pertama ucapan selamat datang di Kabupaten Lahat kepada Tim Penilaian Pelaksana Kompetensi Asesssment ini berasal dari Tenaga Ahli Pisikologi/ Assisor/ Universitas Indonesia. Dan juga H Haryanto mengatakan, memilih pejabat struktural dalam menjalankan tugas birokrasi bukan berjalan mudah, karena sebagai parameter di tetapkan tidak selamanya menjamin Obyektivitas Penilaian.

Oleh Karena itu Penilan Kompentensi berupa tes tertulis, wawancara dan simulasi terhadap pejabat adminisrator ini merupakan salah satu upaya pemimpin untuk mendapatakan yang terbaik seobyektif sekaligus meninimalkan penilaian – penilaian yang bersifat subyektif.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada para peserta kompentensi jabatan adminisrator ini yang telah menunjukan kesediananya dan keseriusaan mengikuti kegiatan ini, disertai do’a dan cita- cita dan harapan saudara- saudara terkabul dan mendapat ridho dari Allah SWT,” ucap H Haryanto.

Wakil Bupati (Wabup), H Haryanto SE MM MBA menegaskan, apabila ada aparatur sipil negara (ASN), di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda), yang mengikuti assessment ternyata tidak layak, maka, bersangkutan akan dikembalikan kepada pejabat pembina.

“Nantinya, kita akan mengetahui, kompetensi dibidang apa para ASN ini, kalaupun tidak layak, ya, dikembalikan kepada pejabat pembina,” ucapnya.

Ia menambahkan, kalaupun dari hasil ada beberapa pejabat yang berada ditengah-tengah, maka, akan dilakukan pemberian pendidikan serta pelatihan (Diklat).

“Semuanya akan terlihat, sebenarnya arah mereka kemana, termasuk pemberian diklat, agar para pejabat administrator betul-betul terarah,” ungkap H Haryanto.

H Haryanto menuturkan, sudah cukup banyak kasus pemberhentian, atau penerapan sanksi disiplin pegawai, yang dinilai melanggar aturan.

“Agar ketika melaksanakan tugas nantinya benar-benar menaati aturan yang berlaku. Sebab, pimpinan tidak akan mempertaruhkan kepercayaan masyarakat dengan orang belum kompeten,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lahat, Drs H Rackmat Surya Effendi MM menuturkan, setidaknya ada 218 pejabat administrator, di lingkungan Pemda Lahat mengikuti penilaian kompetensi ini.

“Terdiri dari eselon Ill A sebanyak 66 orang, lll B tercatat 129 orang, dan untuk lVA ada 23 pejabat administrator,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini diaplikasikan dalam bentuk swakelola bekerjasama, dengan tim assessment dari pusat penelitian pranata pembangunan sekolah kajian strategi dan global (SKSG).

“Sehingga mengetahui kemampuan di manajerial maupun bidang, lalu dipetakan untuk dibuat proyeksi kompetensi,” beber H Pepen biasa disapa. (nur)

Related posts

Leave a Comment