You are here
Wakil Walikota Prabumulih Lantik Pejabat Eselon III dan IV ADVETORIAL 

Wakil Walikota Prabumulih Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Fikri 1

Fikri 7PRABUMULIH, MS – Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH melantik 27 pejabat esselon III dan IV dilingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Prabumulih.

Pelantikan itu sendiri di pusatkan di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota, Senin (6/5/2019). Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 14 pejabat eselon III yang terdiri dari kabid dan sekretaris dinas serta camat, lalu 13 pejabat eselon IV terdiri dari Lurah, sekretaris lurah dan kasi di OPD.

Beberapa nama pejabat tersebut antara lain Danal Safri dari Lurah Gunung Ibul dilantik jadi Camat RKT, H Mat Zainal SAg dari Sekcam Cambai dilantik jadi Camat Cambai, Eny Kusnawaty dari Lurah Pasar 1 jadi Camat Prabumulih Barat, Soesatyo Wijatmo SP dari Inspektur Pembantu Inspektorat jadi Sekretaris Inspektorat.

Fikri 5Kemudian Oktabri Khairullah SH dilantik menjadi Sekdin PMPTSP (Sintap), Riko Prayudi Septa SE dilantik jadi Kabid Perencanaan Iklim Penanaman Modal PMPTSP, Satria Karsa SE dilantik jadi Sekcam RKT, Edi Suanto SH MSi dilantik jadi Sekcam Prabumulih Barat.

Lalu Sukarno SH dilantik jadi Sekcam Prabumulih Selatan, Reni Indayani SKm dilantik jadi Kabid Keluarga Berencana DPPKBP3A, Ariani dilantik jadi Kabid pelaksanaan dan sistem informasi penanaman modal PMPTSP dan Lesmawati SH jadi Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD.

Fikri menjelaskan, pelantikan sejumlah pejabat sengaja dilakukan untuk memberikan penyegaran dalam tatanan pemerintah di lingkungan Pemkot Prabumulih. Mereka yang terpilih dalam menjalankan tugas dan jabatan itu berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih.

FIkri 6“Penyegaran ditubuh pemerintah itu biasa. Bisa dilakukan setiap minggu atau tiap bulan. Kita akan evaluasi terus kinerja pejabat. Bagi yang kinerja jelek siap-siap diganti,” ungkap Fikri dalam sambutannya.

Fikri menegaskan, dalam melantik pejabat pihaknya tidak akan mengutamakan kedekatan atau kekerabatan namun lebih kepada kinerja dalam bekerja.

“Jangan mentang-mentang dekat lalu merasa bekerja asal dan melakukan kesalahan kecil menjadi biasa. Kita tidak pandang bulu dalam melakukan evaluasi. Mereka yang baru dilantik khususnya camat dan lurah harus dekat dengan masyarakat. Kalau kinerjanya jelek siap-siap saja dicopot,” pungkasnya. (adv/nor)

FIkri 8

Related posts

Leave a Comment