You are here
Wako : Jangan Ada Satupun Warga Yang ‘Kulup’ DAERAH HEADLINE 

Wako : Jangan Ada Satupun Warga Yang ‘Kulup’

LUBUKLINGGAU, MS- Sedikitnya 637 anak dari berbagai penjuru Kota Lubuklinggau mengantri untuk melakukan khitanan/sunat massal gratis yang digelar DPD KNPI Kota Lubuklinggau di taman Kurma Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau, Senin (27/2/2017) pukul 10.00 WIB.

Suasana yang mulanya hening, pecah ketika anak-anak yang tadinya antrian satu persatu mulai dipangil untuk naik ke tempat sunat. Tidak sedikit peserta sunatan massal menangis histeris saat dilakukan proses sunatan.

Untuk menenangkan peserta yang menangis tidak mau disunat, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, bersama Ketua KNPI, Hendi Budiono, ketua DPRD,Kapolres Lubuklinggau dan Dandim 0406 ikut merayu rayu anak tersebut untuk tidak takut, bahkan diberikan uang saweran Rp50 ribu/anak.

“Ternyata masih banyak anak-anak yang belum sunat dan memang tidak semuanya terjangkau oleh pemerintah,dan beruntung ada KNPI yang melakukan sunatan massal ini, pokoknya kedepan jangan ada warga Lubuklinggau yang masih Kulup (belum sunat,red),” tegas H SN Prana Putra Sohe saat dibincangi awak media,usai meninjau lokasi sunatan massal

Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe meminta agar anak-anak yang sudah mendaftar sunatan massal meskipun tidak bisa diselesaikan selama kegiatan KNPI,pihak Puskesmas wajib menuntaskannya, jika tidak dirinya akan memecat kepala Puskesmas bersangkutan.

“Harus selesai, dan Puskesmas wajib melayani anak-anak ini sampai selesai, kalau tidak, kita Pecat saja kepala Puskemasnya, ngapain jadi kepala Puskesmas kalau ini tidak selesai,” tegasnya.

Nanan memprediksi sunatan massal tersebut tidak akan selesai selama dua hari seperti dijadwalkan penyelenggara,karena itu pihak Puskesmas wajib menuntaskannya jika tidak ingin dipecat dari jabatannya.

Sedangkan, Ketua DPD KNPI Lubuklinggau,Hendi Budiono menerangkan peserta sunatan massal dihari pertama yang sudah terdaftar sebanyak 637 orang ,namun untuk hari kedua dipastikan akan lebih banyak.

“Perkiraan bisa sampai 1500an orang,warga sangat antusias,sedangkan untuk pelayanan berobat gratis kita tidak menghitung berapa banyak,pokoknya siapa yang datang dilayani,” pungkasnya. (Dhiae)

 

Related posts

Leave a Comment