You are here
Warga Desa Tanjung Menang Mulai Bercocok Tanam di Pekarangan Rumah ADVETORIAL BENGKULU HEADLINE 

Warga Desa Tanjung Menang Mulai Bercocok Tanam di Pekarangan Rumah

BE 7

BENGKULU SELATAN, MS – Dengan sudah di berlakukanya Perdes hewan ternak turunan dari Perda Nomor 9 tahun 2013 Tentang Penertiban Hewan Ternak, membuat salah satu warga Desa Tanjung Menang Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan merasa sangat bersyukur.

BE 9Adanya Perdes Hewan ternak, membuat perubahan yang sangat positif di desa ataupun kelurahan yang sudah memberlakukannya. Pasalnya bagi warga yang gemar bercocok tanam di pekarangan rumah, tidak perlu lagi melakukan pemagaran tanamannya yang ada di halaman rumah. Salah satu contoh seperti yang dikemukakan oleh Isnawati warga Desa Tanjung Menang.

Kepada Metrosumatera.com Isnawati mengungkapkan dirinya merasa sangat senang semenjak para warga yang memiliki hewan ternak mengandangkan hewan peliharannya. “Ya, karena kami dapat memanfaatkan pekarangan rumah yang tidak begitu besar ini,” ungkapnya.

Dikatakan dia, masyarakat banyak mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Kepala Desa serta jajaranya. Lantaran sudah membuat Perdes untuk penertiban hewan ternak, ditambah pula tahun lalu pemerintah Desa sudah memberikan bantuan berupa bibit sayuran.

BE 8“Sehingga kebutuhan akan sayuran untuk kami sekeluarga setiap harinya tidak perlu membeli lagi,” jelas Isnawati.

Ia berharap, agar ada lagi program bantuan bibit tanaman yang akan diberikan oleh Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten. “Kami sangat berharapa ada bantuan bibit, agar pekarangan kami ini selalu ada tanamannya,” harap warga Desa yang sedang merawat tanamanya.

Memang, menurut dia, Perdes hewan ternak ini memang sudah merubah sebagian pola pikir masyarakat Bengkulu Selatan. Karena dengan dikandangkanya hewan ternak akan membuat petani dan pemilik hewan ternak tidak saling merugikan.

“Bahkan petani dan pemilik hewan ternak bisa bersenergi, pemilik hewan ternak tidak perlu lagi jauh-jauh mancari pakan untuk ternak mereka. Karena rumput dipinggir jalan pun akan tumbuh subur, ditambah dengan hasil panen sayuran warga yang tidak terpakai tentu bisa dijadikan sebagai bahan pakan ternak,” ungkapnya. (bajul/adv)

Related posts

Leave a Comment