oleh

Wujudkan Keamanan dan Kelancaran Lalulintas, Polres OKUT Gelar Operasi Keselamatan Musi 2021

MARTAPURA, MS – Guna mewujudkan dan memelihara keamanan keselamatan dan kelancaran Berlalulintas (Kamseltibcar Lantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas, dan membangun budaya tertib berlalulintas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik Polres OKU Timur menggelar Operasi Keselamatan Musi 2021.

Dalam Apel Operasi Keselamatan Musi 2021 ini dimpimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK, dan dihadiri Wabub OKU Timur HM.Adi Nugraha Purna Yudha SH, Dandim 0403 OKU, LETKOL Arh Tan Kurniawan,S.A.P.,M.I.Pol, Kajari Diwakili Kasub Pembinaan Eka Gustina Nasrullah, SH. Kasat POL.PP, Drs. Vikron, MM, Kadishub Safindar,SE, serta PR PJU Polres OKU Timur. Apel ini digelar di halaman Mapolres OKU Timur, pada Senin (12/4/2021) pukul 07.00 WIB.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK mengatakan, Operasi Keselamatan Musi 2021 ini akan dilaksanakan selama 14 hari dengan tujuan untuk menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan wilayah masing-masing operasi keselamatan.

“Polri telah menetapkan operasi keselamatan musi 2021 secara serentak diseluruh Indonesia selama 14 hari khusus wilayah Sumsel dengan sandi operasi yaitu operasi keselamatan musi 2021. Saat ini operasi keselamatan berbeda dengan tahun sebelumnya yang disebabkan beberapa faktor merebaknya wabah virus covid-19 dan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah,” katanya.

Dikatakan, untuk sasaran Operasi akan melaksanakan deteksi dini penyelidikan, pengamanan, penggalangan, serta penguatan lokasi atau tempat rawan terhadap kemacetan, pelanggaran, kecelakaan, serta lokasi terjadinya penyebaran covid-19.

“Bagi masyarakat yang sedang melintas wajib diberikan himbauan penggunaan masker dan penumpang kendaraan umum menggunakan hand sanitizer atau cuci tangan sebelum masuk kendaraan umum. Serta memperhatikan jarak antara penumpang hal ini perlu d!kampanyekan secara terus-menerus,” tegasnya.

Permasalahan di bidang lalu lintas ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hasil evaluasi terhadap data pelanggaran lalulintas Polda Sumsel saat ini didominasi pelanggaran sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI. (Boy)

News Feed