You are here
Zuldaftri Darma: Organisasi Perantau Untuk Meningkatkan Silaturahmi Sesama Anak Perantau HEADLINE NASIONAL 

Zuldaftri Darma: Organisasi Perantau Untuk Meningkatkan Silaturahmi Sesama Anak Perantau

JAKARTA, MS – Kebiasaan orang Minangkabau merantau telah berlangsung lama. Tradisi merantau dilandasi keinginan bisa menimba ilmu atau memperbaiki nasib di negeri orang dan berharap suatu saat nanti akan bermanfaat untuk kampung halaman.
Untuk bisa maju dan berkembang selama di perantauan perlu dipupuk rasa persatuan dan menjalin silaturrahmi antar sesama, dan itu juga merupakan anjuran agama.

“Silaturahmi sesama anak kemenakan di perantauan akan memperkuat rasa persaudaran dan tumbuh tekad seayun selangkah untuk kemajuan bersama,” sampai Wakil Bupati Zuldafri Darma saat acara Malam Silaturahmi Keluarga Besar Ikatan Keluarga Sumpur (IKeS) Jakarta di Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Sabtu malam (07/07/2019).

Dikatakan Zuldafri, organisasi perantau sebagai wadah perantau, tentu dibentuk tanpa memandang status ekonomi dan sosial anggotanya untuk meningkatkan silaturahmi sesama anak rantau dan menggalang kepedulian terhadap pembangunan kampung halaman.
Rasa kebersamaan dan komunikasi dengan beragam latar belakang untuk menyatukan kekuatan dan seluruh sumber daya meraih suatu tujuan tidaklah mudah. “Kuncinya itikad dan niat yang ikhlas serta rasa gotong royong, apa yang ingin dicapai Insya Allah akan tercapai,” sebutnya lagi.

Kokohnya rasa persatuan masyarakat Tanah Datar di perantauan menunjukkan jalinan silaturahmi terus dijaga. “Pemerintah daerah sangat mengapresasi keberadaan perantau sebagai salah satu pilar pembangunan untuk menjadikan Tanah Datar lebih maju lagi,” pungkasnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada tokoh tokoh perantau dan donatur yang telah membantu pembangunan di nagari Sumpur di antaranya Ibu Tirto yang telah membangun kembali rumah gadang. Ibu Kamrita Kamal tergabung dalam komunitas Kampung Minang Nagari Sumpur bekerjasama dengan Pusat Studi Konservasi Arsitektur (Pusaka) Universitas Bung Hatta dan Bapak Yori pendiri rumah asuh serta Sahabat Sumpur.

Sebelumnya Ketua IKeS Jakarta Raya dan sekitarnya Irwan Radjab sampaikan kegiatan halal bi halal tahun ini mengangkat tema “Mangumpuakan nan taserak, manjapuik nan tatingga”. Perantau Sumpur yag tergabung dalam IKeS yang diperkirakan berjumlah 500 KK ini menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan daerah. “Insya Allah kami perantau siap untuk mendukung program pemerintah daerah untuk kemajuannya kampung halaman,” ucapnya.

Turut hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Nuryeddisman, Ketua GOW Tanah Datar Ny. Retri Zuldafri, Camat Batipuh Selatan Yatriwel, Walinagari Sumpur Ade Dt. Saripado Ketek dan tokoh perantau setempat.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sahabat Sumpur yang telah mendukung pembangunan nagari Sumpur.
Silaturahmi perantau IKeS Nagari Sumpur berlangsung meriah dalam suasana keakraban dan kekeluargaan. Ratusan Sahabat Sumpur datang dari Jabodetabek, Banten hingga Jawa Barat dihibur dendang berhadiah (KIM). (H/STM)

Related posts

Leave a Comment