You are here
2 TPS Gagal Mendongkrak Partisipasi Pemilih HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

2 TPS Gagal Mendongkrak Partisipasi Pemilih

OKU, MS – Tempat Pemungutan Suara (TPS) Talang Padang Bindu gagal mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilihan Bupati (Pilbup) OKU 2020. Dua TPS tersebut yakni TPS 9 Talang Lubuk Panjang dan TPS 10 Talang Ayah Binjai.

Dua mantan Kepala Desa (Kades) Firman Yazid dan Bambang Irawan menyanyangkan sedikitnya partisipasi pemilih pada Pilbup 2020 didaerah tersebut.

Sebenarnya, menurut Firman pihaknya sudah pernah mengajukan keberatan pemindahan TPS ke Talang. Akan tetapi karena sudah di tetapkan KPU maka TPS Talang tidak bisa di batalkan dengan alasan demi mempermudah masyarakat yang berkebun untuk memilih.

Dimana dari hasil pemungutan dan penghitungan suara dari DPT 458 di TPS 9 yg hanya terdapat 21 suara Kuryana Azis dan 0 suara kotak kosong. Sedangkan di TPS 10 Ayah Binjai dengan DPT 468 hanya ada 82 suara suara terpakai 51 untuk Kuryana Azis dan 29 kotak kosong dan 2 surat suara blanko.

“Tidak tertutup kemungkinan masyarakat akan mengajukan tuntutan ke KPU agar tidak membuat lagi TPS Talang pada pemilu yg akan datang atas kejadian ini. Karena pada prinsipnya penyelenggara itu terutama KPU fungsinya memfasilitasi dan mempermudah masyarakat memberikan hak suaranya,” imbuh Firman Yasid, Kamis (10/12/2020).

Hal ini senada Zaili warga Desa Padang Bindu yg berdomisili di dusun V Desa yang mendapat C6 undangan memilih di TPS Talang. Ia mengajukan form A5 pindah TPS.

Dari data yangg dihimpun pada H- 1 PPS Desa Padang Bindu mengeluarkan 226 form A5 pindah TPS khusus untuk 2 TPS talang. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat lebih memilih TPS yang berada di Desa padang Bindu dari pada di Talang.

“Bagaimana kita mau meningkatkan partisipasi pemilih kalau masyarakat justru di persulit menggunakan hak suaranya,” ujar Zaili.
Dari pantauan, dengan kondisi cuaca yang kebetulan hujan maka masyarakat yang berkebun kesulitan untuk menjangkau TPS. (andre)