You are here
Akhir Tahun, Desa Padang Manis Gelar Pengobatan Gratis BENGKULU HEADLINE 

Akhir Tahun, Desa Padang Manis Gelar Pengobatan Gratis

Bengkulu

bengkulu 2BENGKULU SELATAN, MS – Pergi sakit pulang sehat, kalimat ini yang pertama kali terucap Kades Padang Manis Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, Milkan. Hal itu diucapkannya Milkan saat kegiatan pengobatan gratis yang digelar di Desa Padang Manis, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dalam sambutannya, Milkan menuturkan kegiatan pengobatan gratis sesuai dengan peraturan menteri. Dimana warga sepakat untuk tahapan terakhir dana desa dibidang pemberdayaan seluruh perangkat bersepakat mengadakan program pengobatan gratis, dengan tetap mengacu kepada RKAPDES yang telah ditetapkan.

“Pengobatan gratis ini bukan hanya untuk warga Desa Padang Manis saja, tetapi 17 Desa yang ada di Kecamatan Manna semuanya kami undang,” ucap Milkan.

Lanjut Milkan, pembiayaan pengobatan gratis ini menggunakan dana desa dengan pagu dana Rp. 30 juta dengan dibantu 2 orang dokter yakni dr Reky Purnawan dan dr Mike Hestrid dari Kecamatan ke Durang dan Kecamatan Pasar Manna. “Sedangkan untuk obat-obatan kami bekerjasama dengan apotek Nata Parma 1 yang terletak di Jalan Raya Kayu Kunyit. Ya, saya harap kegiatan ini akan membiasakan warga utuk berpola hidup sehat khususnya warga Desa Padang Manis,” pintanya.

Sementara Camat Manna Yuhildani SSos mengatakan, penggunaan dana desa bukan hanya dibidang fisik saja. Tetapi pelayanan terhadap masyarakat ini lebih penting. Salah satunya dibidang pelayanan kesehatan. “Saya aprisiasi terhadap jajaran pemerintah Desa Padang Manis yang telah melaksanakan kegiatan pengobatan gratis, karena harus kita akui belum banyak desa yang mengadakan kegiatan seperti ini,” ujar Yuhildani.

Dengan melihat banyak minat masyarakat dengan program pengobatan gratis Camat pun mengharapkan agar untuk tahun berikutnya lebih banyak lagi desa yang melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Ya, hendaknya setiap Desa selalu bersenergi dengan unsur-unsur tripika. Karena kegiatan dana desa tidak terlepas dari pengawasan unsur tripika selaku pembina di tingkat kecamatan. Supaya tidak timbul permasalahan yang serius, apalagi sampai kena masalah hokum. Kita upayakan bersama bagaimana agar semua permasalahan di desa bisa kita selesaikan ditingkat desa inilah,” tutup Yuhildani. (bang)

Related posts

Leave a Comment