oleh

Budaya Tertib Lalin Dikalangan Pelajar Rendah

MUSI RAWAS, MS – Bhabinkamtibmas  Polsek Muara Beliti dan Purwodadi menyambangi sejumlah sekolah diwilayah hukum mereka masing-masing.

Itu dalam rangka untuk meningkatkan kamtibmas, salah satunya di lingkungan sekolah. Mereka memberikan arahan kepada guru dan para pelajar. Yang mana dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan arahan selaku pembina upacara.

Bhabinkamtibmas Polsek Muara Beliti, Briptu Saini Efendi dan Briptu Hasanusi menjadi pembina upacara di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Muara Beliti, Senin (30/10/2017). Kegiatan upacara bendera itu di ikuti Kepala Sekolah, Dewan Guru, Staff, dan Seluruh Siswa Siswi SMP Negri Muara Beliti.

Sama halnya yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Purwodadi yakni Brigpol Juanda yang menjadi pembina upacara di SMP Negri Purwodadi.

“Kegiatan Bhabinkamtibmas menjadi pembina upacara merupakan kegiatan Police Go To School yang merupakan Program Promoter Kapolri yang tujuannya memberikan edukasi Kamtibmas bagi siswa-siswi tingkat SMP,” kata Kapolres Mura, AKBP Pambudi.

Selain itu, dalam arahan yang disampaikan yakni memberikan imbauan kepada siswa-siswi untuk berhati-hati dalam menggunakan dan menyikapi perkembangan tehknologi di era sekarang. Khususnya dalam hal penggunaan sosial media, agar jangan sampai menjadi pelaku ataupun korban dari efek negatif sosial media. “Sekarang sudah di berlakukannya UU ITE bagi pelanggarnya,” kata Pambudi.

Kemudian hal lain yang disampaikan yakni mengenai budaya tertib berlalu lintas. Yang mana berdasarkan pantauan anggotanya di lapangan, budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar masih sangat rendah. Seperti saat pelajar SMP berangkat dan pulang sekolah menggunakan angkutan umum dengan cara bergelantungan di atas atap moobil.

“Sudah jelas dapat membahayakan diri pelajar itu sendiri maupun orang lain di sekitar,” tegasnya.

Terakhir yakni, Pambudi berpesan kepada para pelajar untuk menghindari sekecil mungkin pelanggaran berkaitan kenakalan remaja maupun aturan-aturan yang berlaku seperti tawuran, narkoba, asusila dan pelanggaran lalu lintas. Itu harus dihindari, baik dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah. (dhiae)

News Feed