You are here
Bupati Hadiri Musrembang RKPD Kabupaten Lahat Tingkat Kecamatan DAERAH HEADLINE 

Bupati Hadiri Musrembang RKPD Kabupaten Lahat Tingkat Kecamatan

LAHAT, MS – Bupati Lahat Cik Ujang SH, hadiri langsung Musrembang RKPD Kabupaten Lahat tingkat kecamatan Dapil III. Meliputi Kecamatan Mulak Sebingkai, Mulak Ulu, Lahat Selatan, Pagar Gunung, Kota Agung, Tanjung Tebat, Gumay Ulu, dan Pulau Pinang.

Musrembang yang dilaksanakan di kantor Camat Mulak Sebingkai membahas rencana pembangunan tahun 2020 ini, dihadiri seluruh anggota DPRD Lahat Dapil III, Sekda Lahat, Deswan Irsyat Mpdi, Kepala OPD, Kades, BPD, dan tokoh masyarakat delapan kecamatan di Dapil III.

Bupati Lahat Cik Ujang SH mengatakan, musrembang ini wadah untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pembanguanan daerah. Musrembang wadah menampung aspirasi masyarakat sesuai kondisi terkini.

“Rencana dalam proses pembangunan sangat penting. Melalui musrembang ini diharapkan segala kebutuhan masyarakat bisa terakomodir dan terlaksana baik,” kata Cik Ujang.

Cik Ujang menuturkan, 60 persen masyarakat di Dapil III merupakan petani. Inpratrustur sektor pertanian, jadi usulan terbanyak di Dapil III, apalagi usulan pembangunan irigasi.

“Saya berharap kepada perangkat daerah, kerja cerdas, kerja semangat. Bisa mengakomodir apapun yang jadi kepentingan masyarakat Lahat,” tutur Cik Ujang.

Selain itu, Cik Ujang mengingatkan masyarakat tidak melakukan penyentruman dan meracun ikan disungai. Jika ketahuan Kades diminta untuk menyerahkannya ke pihak kepolisian, dan denda Rp 3 juta.

“Yang masih orgen tunggal malam hari, jangan jual miras, itu dilarang, sudah banyak yang mati oleh miras. Jangan nube atau nyentrum ikan disungai, biar anak cucu kedepan tetap bisa mancing ikan di sungai,” pesan Bupati Lahat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra mengemukakan, sepanjang 28 KM dengan dana mencapai Rp13 miliar, telah digelontorkan pada pembangunan akses jalan dari simpang Pagar Gunung hingga Mulak Sebingkai, melalui Desa Danau Belidang.

“Di mana, sebelumnya jalan berupa tanah dan ditempuh dengan susah payah apabila naik tanjakan,” tandasnya. (nur)