oleh

Disodomi, Siswa SMP Terjangkit Penyakit Kelamin

LUBUKLINGGAU, MS – MA (14) siswa kelas XIII disalah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kota Lubuklinggau terjangkit penyakit kelamin akibat sering disodomi Wawan Eka (34) Bin Hendri salah seorang karyawan pondok makan Mang Engking  di wilayah Siring Agung Kota Lubuklinggau.

Pelaku yang merupakan warga jalan Garuda Hitam,Kelurahan Pasar Pemiri,Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini  mengiming imingi korban memberikan uang Rp10 ribu dan rokok satu bungkus setelah korban menuruti permintaan pelaku,bahkan mengancam akan membunuh korban jika memberitahu perbuatannya tersebut.

Pelaku menyodomi korban pada Senin (6/3/2017) di kost an korban di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II pukul 21.00 WIB. Kemudian dilaporkan keluarga korban Senin (13/3/2017) dan ditangkap Selasa (14/3/2017) pukul 14.00 WIB saat hendak berangkat kerja.

Beberapa hari setelah disodomi pelaku korban mengeluh kesakitan saat buang air kecil, kemudian pelaku mengajak korban berobat ke dokter Nawawi di Jalan Garuda,Kelurahan Sukajadi,Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Berdasarkan keterangan ayah korban, Ali Akbar,40, bahwa anaknya divonis terjangkit penyakit kelamin oleh dokter, dan baru diketahui setelah mendapat surat pemberitahuan dari pihak sekolah.

“Anak saya ngekost, kami dapat surat kalau anak kami kena penyakit kelamin, kemudian kami tanya ke dia kenapa bisa begitu, awalnya dia tidak mau cerita, terus kami rayu-rayu akhirnya anak saya cerita kalau dia dicabuli pelaku,”ungkap Ali di kantor KPAID Kota Lubuklinggau, Rabu (15/3/2017).

Laporan keluarga korban diterima oleh wakil ketua KPAID Lubuklinggau, Redi Lansa. Menurut Redi Lansa,perbuatan pelaku diduga sudah sering dilakukan baik kepada MA maupun korban lainnya.

“MA ini menurut keterangan ayah korban terkena penyakit kelamin akibat perbuatan tidak senonoh pelaku, itu hasil diagnosa dokter,” kata Redi.

Diterangkan Redi, perbuatan pelaku sudah sering dilakukan kepada MA, sehingga korban tertular penyakit kelamin dari pelaku akibat disodomi.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau , AKBP Hajat Mabrur Bujangga didampingi Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau,Ali Rojikin kemarin membenarkan penangkapan terhadap Wawan Eka yang melakukan sodomi terhadap pelaku.

“Pelaku melakukan bujuk rayu kepada korban apabila mau diberi uang Rp 10 ribu dan rokok, kemudian setelahnya korban diancam akan dibunuh jika menceritakan ke orang lain,” kata Ali.

Sedangkan, tersangka Wawan Eka saat diwawancara kemarin mengakui perbuatannya tersebut untuk memenuhi hasratnya yang suka kepada sesama jenis.

“Ngelakuinya pas pulang kerja, ia saya kerja disana (Mang Engking, red), saya memang sudah lama tertarik dengan sesama jenis,tapi sama dia baru kenal dan baru sekali kemarin itulah,” akunya.

Terpisah, costumer Service Mang Engking, Puteri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan tidak bisa berkomentar dan tidak bisa menghubungkan ke pimpinannya,karena pimpinan sedang tidak ada ditempat.

“Iya pak nanti akan saya sampaikan apa yang bapak sampaikan, sekarang pimpinan tidak bisa ditemui,”pungkasnya. (Dhiae)

News Feed