You are here
Firdaus Komar: Sudah Koordinasi dengan Polda Sumsel, Mappilu Kabupaten Kota Segera Dirikan Posko Pengaduan DAERAH HEADLINE 

Firdaus Komar: Sudah Koordinasi dengan Polda Sumsel, Mappilu Kabupaten Kota Segera Dirikan Posko Pengaduan

PALEMBANG, MS – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 sudah memasuki tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) memerintahkan Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) bentukkan PWI di 7 kabupaten kota yang menggelar Pilkada serentak untuk membuat posko pengaduan pelanggaran para calon kepala daerah.

“Polda Sumsel beberapa waktu lalu sudah meminta PWI Sumsel untuk mendirikan posko pengaduan pelanggaran Pilkada serentak di 7 Kabupaten Kota,” ujar Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, Jumat (28/8/2020).

Berdasarkan inilah, dirinya sudah memerintahkan para Ketua PWI Kabupaten Kota untuk mendirikan posko pengaduan Pilkada serentak. “Saya sudah memerintahkan para Ketua PWI Kabupaten Kota untuk berkoordinasi dengan para Ketua Mappilu Kabupaten Kota untuk mendirikan posko pengaduan,” ungkap pria yang akrab dipanggil Firko ini.

Sebenarnya, tujuan mendrikan posko pengaduan itu menurut  Ketua PWI Sumsel ini,  untuk membantu tugas Polda Sumsel, Polres, Bawaslu, dan KPU. “Jadi, kalau ada temuan kecurangan dan berita hoax di Media Sosial (Medsos) pada Pilkada nanti bisa dilaporkan ke Polda Sumsel, Polres, dan Bawaslu ,” pungkasnya.

Untuk itu, ia meminta para Ketua PWI dan Mappilu Kabupaten Kota sebelum mendirikan posko untuk melakukan koordinasi dengan Polres Kabupaten Kota. “Ya, harus lakukan juga koordinasi dengan Bawaslu dan KPU Kabupaten Kota,” tegas Firko.

Diujung percakapan, ia juga meminta para wartawan yang tergabung di PWI Sumsel untuk bersikap netral pada Pilkada nanti. “Khusus PWI kabupaten kota yang daerah menggelar Pilkada agar tidak memihak ke salah satu para calon kepala daerah,” tegas Firko lagi.

Untuk diketahui, 7 Kabupaten Kota yang akan menggelar Pilkada serentak yakni PALI, OI, OKU, OKUT, OKUS, Mura, dan Muratara. (nr)

Related posts

Leave a Comment