oleh

Gaji Kecil, Warga Kurang Minat Jadi Ketua RT

LUBUKLINGGAU, MS – Jabatan Ketua Rukun Tetangga (RT) diwilayah Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II minim peminat. Pasalnya sejak dibuka pendaftaran sampai Jumat (10/3) hanya ketua RT incumbent yang mengembalikan berkas.

Panitia pemilihan Ketua RT  membuka pendaftaran dari 3 Maret  sampai dengan 13 Maret 2017. Namun, belum banyak bakal calon yang mendaftar. Rencananya pelaksanaan pemilihan Ketua RT dilingkungan Kelurahan Cereme Taba dengan jumlah 10 RT itu akan berlangsung selama lima hari dimulai pada 20 Maret 2017 sementara calon baru ada 4 orang.

Menurut ketua panitia pemilihan RT, Ansori Murni, kurangnya minat warga untuk menjadi ketua RT disebabkan beberapa faktor diantaranya gaji kecil sementara tugas dan kewajiban banyak, kemudian insentif juga kurang.

“‎Minat yang daftar kayaknya kurang, peminatnya kurang, mungkin karena dari segi gaji’kan kecil, lalu tugas lumayan banyak. Jadi ada masyarakat itu, ada rasa mau ikut dan tidak juga, kurang yang mau ikut untuk menjadi calon-calon RT,” kata Ansori.

Diterangkanya, jika sampai dengan batas akhir pendaftaran hanya ada satu yang mendaftar,maka sesuai dengan jadwal akan dilakukan musyawarah mufakat dengan calon yang ada.

Terpisah,Camat Lubuklinggau Timur II, Hendra Gunawan berharap warga diwilayahnya bisa mengikut proses pemilihan ketua RT, jangan sampai ada RT yang tidak memiliki ketua RT.

“Soal gaji kan memang kecil tapi ada insentif, kemudian tahun ini ada tambahan insentif tambahan setiap pengurusan berkas akta kematian Rp50 per berkas,” kata Aan sapaan Hendra Gunawan.

Aan berharap warganya dapat memilih ketua RT dengan baik dan lancar dalam proses pemilihan, jangan sampai terjadi konflik karena saat ini pemilihan ketua RT kerap terjadi keributan dan gesekan antar warga.

Sementara itu, Kasubag Pemerintahan Umum Setda Lubuklinggau, Aditya Putra mengatakan hampir seluruh RT akan melakukan pemilihan karena masa periodenya sudah habis. seperti di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara I, dan Timur II.

“Akhir periode itu disetiap kecamatan itu tidak sama, hanya saja patokannya kepada  Perwal No 16 tahun 2015 bahwa pemilihan RT paling lambat satu bulan sebelum masa akhir jabatan, itu sudah bisa dilakukan proses pemilihan,” pungkasnya. (Dhiae)

News Feed