You are here
Jelang UNBK Siswa SMAN 2 Unggulan Gelar Simulasi, Aka Cholik Harapkan Satu Sekolah Satu Jaringan Internet PENDIDIKAN 

Jelang UNBK Siswa SMAN 2 Unggulan Gelar Simulasi, Aka Cholik Harapkan Satu Sekolah Satu Jaringan Internet

PALI, MS- Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Unggulan Talang Ubi menggelar simulasi, Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) Komisi I Bidang Pendidikan, mengharapkan satu sekolah satu jaringan internet.

Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 unggulan Talang Ubi, Irwansyah, SPd MSi, membenarkan adanya kegiatan simulasi UNBK, sebelum ujian harus ada persiapan terlebih dahulu, Selasa (21/3).

“Adapun siswa yang ikut UNBK, sebanyak 126, terdiri dari 68 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 58 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), sedangkan lokal terpakai 7 untuk Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN), dan ada 3 sesi untuk UNBK, dari pagi hingga sore hari, “ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi I, Aka Cholik Darlin SPd I MM, sangat mengapreasisasi adanya UNBK, dengan ujian ini bisa mengasah otak dari siswa itu sendiri, akan tetapi sebelum memulai ujian serta penerapan tersebut, sudah seharusnya ada persiapan terlebih dahulu.

“Saya yakin bupati bisa membuat pali lebih baik dunia pendidikan, demi  memajukan dunia pendidikan, harus seimbang dengan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pendidikan, serta melengkapi sarana dan prasana Ujian tersebut, dan sangatlah minim setiap sekolah sarana, seharusnya adanya terobosan, ” ucapnya. Fraksi Ketua PPP Pali.

Dia menambahkan kepada sekolah harus  mengawasi ketat, kemajuan tinggi kepelosok desa, positif banyak, negatif menjawab melalui google, dasar agama dari google,pemahaman agama melalui google peran serta yakni dinas pendidikan.

“Saya berharap kedepannya satu sekolah bisa menerapkan memiliki satu jaringan internet, dan kepada dinas terkait bisa meningkatkan mutu siswa itu sendiri, jangan sampai pemahaman agama bisa dibuka melalui google, sebab dasar agama bukan lah dari mbah google, oleh karena itu perlu pemahaman yakni dinas pendidikan sebagai leading sektornya, ” harapnya. (yeng)

Related posts

Leave a Comment