oleh

Kurang Akur, Mayoritas Kades di Muratara Minta Ganti Sekdes

MURATARA, MS – Perangkat Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), ternyata banyak menyimpan polemik, salah satunya yang banyak ditemukan, yakni kurang akurnya antara Kepala Desa (Kades) dengan Sekretaris Desa (Sekdes).

Hal itu disinyalir, tergambar dari banyaknya oknum kades yang mengusulkan agar sekdesnya diganti. Termasuk, ada juga beberapa sekdes yang mengusulkan diri untuk dipindahkan atau bahkan meminta agar dirinya segera dimutasi.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara pun, bahkan harus mencarikan solusi terkait permasalahan tersebut. Hal ini bahkan, telah dibahas dalam rapat yang dihadiri oleh Asisten I, Kepala Badan KPSDM Muratara, Kepala Dinas PMDP3A Muratara, Inspektorat Muratara dan seluruh jajaran camat di ruang pertemuan Pemkab Muratara beberapa waktu lalu.

Asisten I Pemkab Muratara, Syabruddin mengaku, pemasalahan intern di Pemdes itu, mayoritas diakibatkan karena kinerja sekdes yang tidak disiplin dan tidak sesuai dengan cara kerja kades. Tapi, ia tidak menapik bahwa beberapa penyebab tidak akurnya antara kades-sekdes, kerap juga ada unsur politik dan konflik antar keluarga.

“Kita sudah bahas semua. Ini sebagai upaya mencari solusinya, supaya tidak menganggu pelayanan masyarakat. Intinya, akur tidak akurnya mereka, wajib tetap menjalankan tugas secara profesional,” ungkapnya.

Disisi lain, ia berharap baik kades maupun sekdes juga, kedepan sudah harus berada di kantor tepat waktu. Terlepas, ada polemik atau tidak jangan sampai masyarakat yang dilayani menjadi terganggu.

“Yang tidak disiplin, terutama sekdes yang statusnya PNS, akan diberikan sanksi. Intinya, banyak hal yang lebih penting untuk dilakukan, seperti meramaikan aktivitas kandor desa, guna menekan angka grafitifikasi di desa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (PMDP3A) Muratara, Firdaus menjelaskan, jumlah secara keseluruhan sekdes yang berstatus PNS di Muratara sebanyak 55 orang dari 7 Kecamatan yang ada.

“Memang ada beberapa surat yang dilayangkan oleh kades untuk penarikan sekdes. Begitu juga sekdes yang mengajukan untuk dipindahkan,” ungkapnya. (dhiae)

News Feed