You are here
Mabuk Berat Dulamat Tidur Dipinggir Jalan, Polisi Amankan Senpira dan Sajam  HEADLINE KRIMINAL 

Mabuk Berat Dulamat Tidur Dipinggir Jalan, Polisi Amankan Senpira dan Sajam 

LUBUKLINGGAU, MS – Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) yang dilakukan pihak kepolisian kembali membuahkan hasil. Kali ini Polisi Sektor (Polsek) Lubuklinggau Utara berhasil mengamankan Dulamat alias Mat (40) warga jalan kemuning Rt.06 Kelurahan Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Tersangka berhasil diamankan Selasa (22/8/2017) pukul 10.00 WIB, di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Jogoboyo Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajjat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Diaz Oktora saat dikonfirmasi Rabu (23/8/2017) membenarkan penangkapan ini. Kapolsek menjelaskan jika saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek guna kepentingan penyelidikan.

“Tersangka saat ini sudah kita amankan di Mapolsek. Kita juga masih melakukan pengembangan guna mengetahui dari mana asal senpira yang diamankan dari tersangka Mat,”jelas Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan kronologis penangkapan bermula saat anggota melakukan giat KKYD diwilayah hukum Polsek Lubuklinggau Utara I. Saat itu anggota melihat satu unit mobil Toyota Ayla  warna Silver Nopol BG 1346 GA sedang terpakir dipinggir jalan.

Kemudian anggota yang curiga langsung melakukan pemeriksaan dan tersangka ditemukan dalam keadaan mabuk. Lalu saat dilakukan pemeriksaan polisi menemukan senjata api rakitan di jaket tersangka berikut lima butir amunisi.

Tidak sampai disitu saja saat dilakukan pemeriksaan polisi juga menemukan sebilah senjata tajam di pinggang tersangka. Tanpa menunggu lama polisi langsung mengamankan tersangka ke Mapolsek Lubuklinggau Utara.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersangka akan kita kenakan pasal 1 ayat  1 dan pasal 2 ayat 1 undang undang Drt no. 12 tahun 1951,” jelas Kapolsek.

Dari keterangan Dulamat alias Mat mengakui jika senjata tersebut miliknya. Ia menjelaskan jika senjata tersebut ia bawa untuk berjaga-jaga. “Iyo pak senjato itu punyo aku dan aku bawak untuk jago-jago.  Saat ditangkap aku lagi mabuk berat pak itulah sebabnyo tidur dimobil dipinggir jalan,” jelas tersangka. (dhiae)