You are here
Matahari Tunggal di Prabumulih, Survei Ridho Yahya Capai 80 Persen HEADLINE POLITIK & PEMERINTAHAN 

Matahari Tunggal di Prabumulih, Survei Ridho Yahya Capai 80 Persen

* Hasil Survey LSI 

PALEMBANG, MS – Menjelang masuknya tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) walikota dan wakil walikota Prabumulih periode 2018-2023, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survey terhadap sejumlah kandidat walikota dan wakil walikota Prabumulih.
Berdasarkan hasil survey yang mereka lakukan, dari 440 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling dengan margin error +/- 4 persen, bakal calon incumbent (petahana) Ir H Ridho Yahya MM berhasil mengungguli kandidat-kandidat lainnya.

Tak tanggung-tanggung, popularitas maupun elektabilitas pria kelahiran 3 Januari 1962 berhasil mendapatkan dukungan hingga 80 persen dari responden.

Terkait hasil survey itu, Direktur CPA (citra public advertising) LSI Network, Ade Mulyana SSos MM menyimpulkan, saat ini H Ridho Yahya merupakan Matahari Tunggal di Kota Prabumulih.

“Dari berbagai simulasi perhitungan survei, RY (ridho yahya) mendapatkan variasi rentang suara 78,3 % sampai 82,3 %, jika dijabarkan kekuatan segmen RY didukung secara optimal dalam berbagai segmen,” ujar Ade saat menggelar jumpa pers di Bukit Golf & Resto Palembang, Rabu (12/4/2017).

Adapun 11 nama yang muncul dalam survey diantaranya politisi PKB, Adi Susanto SE, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH, Ketua DPRD kota Prabumulih, Ahmad Palo SE, Mantan Wakil Bupati Muara Enim, H Hanan Zulkarnain, Anggota DPRD Prabumulih, Hj Herawaty MKes, Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Kamirul SE, Mantan Walikota Prabumulih, H Rachman Djalili, Wakil Ketua PN Lubuk Linggau yang juga putra daerah, Rambang Sabaruddin Ilyas, Anggota DPRD Provinsi Sumsel, H Rizal Kenedi, Mantan Plt Sekda Pali, Robby Kurniawan, serta mantan anggota DPRD Prabumulih, TR Hulu SH.

“Nama Ridho Yahya unggul diatas 80 persen diantara pesaing-pesaingnya. Sementara lawannya hanya mendapat kepercayaan dari responden kurang dari 3 persen. Kemungkinan head to head untuk bertarung dengan seluruh calon sudah diperhitungkan. Dan sekali lagi Ridho Yahya mendapat kepercayaan dari responden tetap diatas 70 persen,” bebernya.

Masih kata Ade, keunggulan Ridho Yahya dipengaruhi keberhasilan program pembangunan yang direalisasikannya. Figur serta kepribadian Ridho yang dekat dengan masyarakat juga menjadi factor dominan kepercayaan responden agar dirinya memimpin kembali kota Prabumulih di periode berikutnya.

“Ridho juga dianggap mampu memecahkan sejumlah permasalahan yang ada di kota Prabumulih. Tingkat kesukaan responden terhadap program kerja seluruhnya diatas 90 persen,” tuturnya seraya mengatakan berkat kinerjanya yang cemerlang juga, mayoritas responden menginginkan Ridho untuk maju sebagai Gubernur Sumatera Selatan.

Meskipun di seluruh segmen survei Ridho unggul dominan, namun dijelaskan Ade suara responden bisa saja berubah apabila terjadi tsunami politik terhadap sosok Ridho Yahya. “Misalnya terjadi tindak pidana korupsi, keterlibatan narkoba, serta tindakan asusila. Sementara untuk money politik, tidak terlalu berpengaruh terhadap suara responden terhadap calon politik. Sebab, karakteristik masyarakat khususnya di perkotaan memiliki pendirian yang kuat terhadap calon pemimpin daerahnya,” pungkasnya. (nor)