oleh

Palembang Ditargetkan Jadi Sport Tourism

PALEMBANG, MS – Pembangunan Provinsi sumsel tidak terlepas dari kebijakan dan aturan dari pusat. Hal tersebut dikemukakan Asisten IV Setda Prov. Sumsel Joko Imam Santoso di setelah menghadiri Upacara Bendera Peringatan HUT RI ke-71 di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (17/08).

Pengaruh kebijakan pusat ini tampak dari APBD Provinsi Sumsel yang turun dari 7,8 triliun menjadi 7,6 triliun dari tahun sebelumnya. Namun demikian, penurunan tersebut dinilai wajar karena dipengaruhi oleh Dana Efisiensi dan Dana Bagi Hasil sebagai bentuk kebijakan pusat. Terlebih, dengan dana tersebut, Sumsel disebut mampu menghadirkan alokasi pembangunan hingga 68,8 triliun.

Dikatakannya, saat ini Sumsel tengah fokus kepada beberapa pembangunan yang dinilai sebagai inovasi di Provinsi Sumsel. Seperti LRT yang diklaim sebagai program pertama dan satu-satunya di Indonesia. Proyek ini ditargetkan akan selesai awal 2018 mendatang.

“Saat ini gubernur sudah melakukan inovasi-inovasi sederhana. Tetapi karena tidak dilakukan oleh provinsi lain, jadi inovasinya menjadi luar biasa”, ujar Joko.

Sumsel juga tengah mempersiapkan ASIAN Games melalui proyek Jakabaring Sport Center yang digadang-gadang memiliki 18 venue berskala internasional. Ditambah, beberapa waktu mendatang juga akan dibangun sirkuit Moto GP.

“Secara internasional sudah dikenal Bali sebagai kawasan MICE (meetings, incentives, conferencing, exhibitions), kita berharap Sumsel dapat menjadi sport tourism,” ungkapnya.

Uppacara perayaan HUT RI ke-71 tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri sebagian  pejabat Pemerintah Provinsi Sumsel upacara dipimpin Setda Provinsi Sumsel H. Mukti Sulaiman SH, MHum yang menjadi inspektur upacara di depan sekitar 2.000 pegawai Pemprov Sumsel. (am)

News Feed