oleh

Panen Raya IP 200, Optimis Muba Surplus Beras

MUSI BANYUASIN, MS – Sebanyak 40 petani yang tergabung dalam Kelompok tani (Poktan) Rawangkawe Jaya, Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, kemarin (6/2/2018) panen raya secara besar-besaran diladang persawahan seluas lebih kurang 50 hektar.

Hari pertama panen raya tersebut langsung dihadiri oleh Kepala Balai Besar dan Pengembangan Pasca Panen Litbang Pertanian Bogor Prof (Riset) Dr Ir Risfaheri MSi serta Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perternakan(TPHP) Musi Banyuasin Ir A Thamrin.

Dalam acara yang digelar di areal persawahan Rawangkawe tersebut hadir pula Kepala UPTD TPHP Kecamatan Sanga Desa Dedi Damhudi, SP, Lurah kelurahan Ngulak Rusmin Nuryadin, SH MH, Babinsa, dan perwakilan Kecamatan Sanga Desa.

Kepala UPTD TPHP Sanga Desa, Dedi Damhudi, SP saat dibincangi disela-sela acara mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala BB Pasca Panen Litbang Pertanian Bogor. “Kami sangat berterima kasih sekali bapak professor sudah berkenan hadir disini. Hal ini tentunya membawa motivasi tersendiri bagi petani,” ucapnya.

Menurut Dedi pada panen raya kali ini petani yang menerapkan IP 200 di ladang persawahan Rawangkawe mengalami peningkatan hasil, hal ini di dasarkan pada perhitungan dengan metode pengubinan.

“Dari pengubinan yang kita lakukan Alhamdulillah meningkat pesat untuk hasil panen petani kita. Pada panen kali ini hasil pengubinan menunjukkan yakni sekitar 6,2 Ton gabah per hektarenya. Hal ini tentu harus kita apresiasi untuk para petani, terutama di Poktan Rawangkawe Jaya ini,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas TPHP Musi Banyuasin Ir A Thamrin mengapresiasi kinerja dari petani yang ada di kecamatan Sanga Desa. “Perlu kita apresiasi atas apa yang dilakukan petani terutama yang menerapkan IP 200 di Sanga Desa ini. Kalau bisa lahan sawah lebak yang ada bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, jangan sampai lahan itu dibiarkan menganggur. Bila perlu di Sanga Desa ini bisa melakukan IP 300 seperti di kecamatan Lalan, lahan yang ada tidak hanya ditanami padi saja tetapi bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan yang lain seperti misalnya Pajale ( padi, jagung dan Kedele) dan kita berharap dari luas lahan sawah 3016 Ha yang ada di kecamatan,800 hektar telah menerapkan IP-200.Artinya petani yang ada Telah mencapai 35 persen terapkan IP 200,” ujarnya.

Ketua Poktan Rawangkawe Jaya M Yusuf di dampingi oleh H Nasrun salah satu petani yg juga anggota kelompok tani Rawang Kawe Jaya mengatakan siap menerima tantangan yang diberikan oleh Kadis TPHP Musi Banyuasin tersebut.

“Kami para petani yang tergabung dalam Poktan Rawangkawe Jaya siap sekali untuk melakukan IP 300 seperti yang disampaikan oleh kepala Dinas. Kami juga mengharapkan bantuan dan support penuh agar kami bisa melaksanakan IP 300 tersebut.dan bisa menghasillkan panen 7 (tujuh) ton perhektar,” tegasnya.

Ditempat yang sama Kepala Balai Besar dan Pengembangan Pasca Panen Litbang Pertanian Bogor, Prof (Riset) Dr Ir Risfaheri MSi mengatakan adanya panen raya di Sanga Desa ini sedikit banyak bisa menepis isu miring yang berkembang di masyarakat mengenai krisis pangan di Indonesia.

“Buktinya panen raya telah digelar dan diadakan di kabupaten muba termasuk di Sanga Desa dan secara luas di provinsi sumateta selatan. Ini artinya isu krisis pangan tidak terjadi di kabupaten Muba dan kita optimis bahwa Muba mampu surplus beras di masa akan dating,” tuturnya.

Senada, PPL pertanian Sanga Desa, Super Ardiansyah SP berharap petani dibawah binaanya bisa lebih meningkatkan hasil panen. “Kalau saat ini perhektarnya bisa menghasilkan 6,2 ton perhektar, mudah-mudahan pada musim tanam berikutnya bisa menghasilkan diatas 7 ton perhektarnya,” harapnya. (SBA)

News Feed