oleh

Pers Diharapkan Ikut Andil Membangun Desa

MUSI BANYUASIN, MS – Peran pers di tingkat desa harus menampilkan karakter positive bukan menakuti. Pers diharap ikut andil membangun desa dalam mengenalkan potensi desa dan daerah saat ini. Oleh karena itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar seminar sehari Peran Pers di Desa, yang dipusatkan di Gedung Dharma Wanita Perjuangan, Kamis (15/3/2018).

Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Atal S Depari dalam sambutanya mengatakan bahwa tugas wartawan yang profesional yaitu mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyebarluaskan informasi. “Ya, selain itu wartawan harus memiliki sifat jujur, akurat, obyektif, dan berpihak pada kepentingan publik,” kata Atal
di depan para Insan Pers.

Menurut Atal dalam UU Pers No 20 Tahun 1999 bahwa menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia serta menghormati kebinekaan serta melakukan pengawasan, kritik, koreksi terhadap hala-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Bahkan, UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers dengan Pasal 7 ayat 2 menjelaskan bahwa wartawan memiliki dan menaati Kode Etik Jurnalistik (KED) karena wartawan Indonesia harus bersikap independen. “Dengan independen menghasilkan berita yang akurat, berimbang dan tidak beretikad buruk,” imbuhya.

Ketua PWI Sumsel, Oktaf Riady, menyebut peran Pers saat ini sudah sangat baik di era perkembangan zaman global. Maka dari itu, peran pers harus bisa dimanfaatkan dalam mempromosikan suatu daerah.

“Setiap desa harus bisa memanfaatkan peran penting pers untuk membangun desa. Jadi jangan menganggap pers sebagai semut gatal, manfaatkan medianya untuk meningkatkan promosi suatu daerah,” kata Oktaf.

Selain itu, pihaknya sangat menyayangkan terhadap pers yang membuat berita tanpa adanya konfirmasi baik media cetak maupun media online.

“Kita PWI Sumsel tidak akan membela waratawan yang membuat berita tanpa adanya konfirmasi, namun apabila waratawan tersebut membuat berita dengan konfirmasi terlebih dahulu maka kita PWI akan melindungi wartawan tersebut,” jelasnya.

Plt Bupati Muba Beni Hernedi melalui Asisten I Setda Muba, H Rusli SP MM, mengatakan peran penting pers sangat membantu sekali dalam membangun pemerintahan, oleh karena itu bagi Kepala Desa maupun Kepala OPD apabila ada teman-teman wartawan yang datang kepada kita, kita haruslah menanamkan energi positif.

“Saya sampaikan sebelumnya mohon maaf, kedatangan wartawan atau pers bukan untuk mengutik-mengutik kinerja apabila mengenai masalah uang. Oleh karena itu berfikir positif kepada wartawan sangat perlu,” ungkapnya.

Kepada OPD dan Kepala Desa, apabila kita bertugas sesuai undang-undang jadi jangan takut lagi, selain itu wartawan saat ini sudah profesional. “Kami mengajak khususnya pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten, mari kita bangun sinergritas dengan pers ini sesuai tugas pokok dan fungsi,” ujarnya. (sba)

News Feed