Rumah Sakit Masih Berorientasi Bisnis Bukan Pelayanan

PALEMBANG, MS — Banyaknya permasalahan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bukan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), melainkan karena rumah sakit masih bisnis oriented bukan pelayanan. Begitulah kata Ketua Masyarakat Peduli BPJS (MP-BPJS) Herri Susanto dalam rapat koordinasi pembentukan MP-BPJS Se-Sumbagsel, Sabtu (4/2/2017) di Hotel Swarna Dwipa Kota Palembang.

Herri Susanto menyebutkan bahwa BPJS merupakan program yang bagus dan merupakan program pemerintah, yang menjadi adalah pelayanan dari rumah sakit. “RS masih banyak yang bisnis Oriented bukan pelayanan, ‎hal itu bertolakbelakang dengan slogan BPJS yang bergotong royong,” ucapnya.

Lebih jauh, Herri menjelaskan bahwa keberadaan MP-BPJS yakni lahir dari kawan-kawan tenaga ahli dan juga lahir dari masyarakat pengguna BPJS yang sering mengalami permasalahan pelayanan rumah sakit. MP-BPJS mendeklarasikan diri sebagai kader penggerak BPJS.

Herri mengatakan bahwa harus ada sinergi antara BPJS dengan dinas kesehatan pemerintah dan untuk itu, MP-BPJS mendeklarasikan diri sebagai kader penggerak BPJS. ” MP-BPJS akan mendirikan posko aduan terhadap pelayanan penyelenggaraan BPJS. Semangat dari, oleh dan untuk rakyat,” tutupnya. (ZA)‎

News Feed