oleh

Sandri dan Dedi Ditangkap Edarkan Shabu

PRABUMULIH, MS – Sandri (35) warga Jalan Mayor Iskandar serta Dedi (39) warga Jalan Kerinci Kelurahan Prabujaya berhasil diringkus Jajaran Satuan Reserse Narkotika Obat Terlarang (Satres Narkoba) Polres Prabumulih. Dari tangan saudara ipar ini petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 18 paket seberat 1 jie senilai Rp 1,8 juta. Keduanya ditangkap Senin (6/3/2017) pukul 18.00 WIB dikediamannya masing-masing.

Informasi yang dihimpun, penangkapan kedua bandar dan kurir sabu tersebut berawal dari anggota Satres Narkoba menerima informasi dari informannya kalau kedua pelaku baru saja membeli sabu- sabu diwilayah Modong Kabupaten Muara Enim. Sabu seberat 1 jie itu rencananya akan diedarkan pelaku diwilayah Prabumulih.

Mendapati laporan itu, polisi melakukan undercover buy dan melacak keberadaan pelaku yang sudah pulang ke Prabumulih. Singkatnya, polisi mengetahui keberadaan Sandri yang saat itu lagi mau maketin sabu- sabu disebuah pondok. Polisi pun langsung menggerebek Sandri dan ditemukan 18 paket sabu siap edar.

Setelah diinterogasi, Sandri kepada polisi mengakui kalau sabu itu didapatnya dari Dedi yang merupakan kakak iparnya. Polisi yang mendapati informasi tersebut langsung mengejar Dedi dikediamannya. Saat digrebek Dedi kedapatan sedang menghisab sabu-sabu. Polisi pun langsung menangkapnya beserta barang bukti sisa sabu didalam pirek dan alat hisab sabu. Keduanya langsung digelandang ke ruang Satres Narkoba Polres Prabumulih.

Dari pengakuan Sandri kepada polisi mengatakan kalau dirinya baru dak keluar penjara karena kasus narkoba. “Aku pernah dihukum 2,8 tahun kasus shabu-shabu. Karena tidak ada kerjaan lagi aku kembali jual sabu-sabu. Sabu itu aku minta belikan sama Dedi,” jelasnya Rabu (8/3/2017).

Senada Dedi menuturkan, uang yang dari adik iparnya Sandri sebesar Rp 1,250 juta dibelikan sabu. Rencananya sabu itu akan diedarkan Sandri kepada pemakaiannya. “Sabu itu aku beli dari bandar besar di Modong bernama Seken. Aku juga pernah di penjara kasus narkoba dihukum 10 bulan,” ungkapnya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Narkoba AKP Herry Yusman SH membenarkan telah meringkus kedua pelaku. “Kedua pelaku akan dikenakan dikenakan pasal 112 ayat 2 dengan hukum 5 tahun penjara,” tegasnya. (nor)

News Feed