oleh

Sejak 2014 PKH Kucurkan Rp10,83 M

LUBUKLINGGAU, MS – Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah bergulir sejak tahun 2014 lalu sudah dikucurkan Rp10,83 miliar kepada 5.190 KPM Kota Lubuklinggau.

Sekretaris Dinas Sosial, Indra Syafei menjelaskan dari jumlah tersebut ada peningkatan sebanyak 2.418 KPM.

“Tahun 2014 lalu penerima hanya 2.772 KPM bersumber data BPS tahun 2011. Setiap bulan ada evaluasi dan verifikasi penerima yang berhak, yakni keluarga yang memiliki anak usia sekolah, ibu hamil dan kriteria dari pendapatan keluarga tiap bulannya,” jelasnya disela pembagian PKH non tunai di Kecamatan Lubuklinggau Timur I yang dihadiri Walikota H SN Prana Putra Sohe.

Dikatakannya, program PKH semakin berubah paradigma dari dana tunai menjadi non tunai. Ini untuk memberi pengajaran masyarakat agar dana yang diterima bisa menjadi modal usaha dan mengenal bank karena setiap penerima membuka tabungan.

“Karena tahun ini sasarannya untuk usaha dan pembentukan KUBE. Apalagi dana yang diterima masing-masing KPM Rp500 ribu dengan pertriwulannya total dikucurkan Rp2,59 miliar. Selain juga, tahun depan mulai diterapkan program e-Warung dan KUBE jasa PKH sebanyak 13 lokasi,” jelasnya.

Selain itu, untuk penerima progran PKH ini terus dilakukan verikasi, karena pendataan tidak hanya melihat kondisi hunian dan keadaan keluarga, tapi juga aktifitas ke posyandu bagi pemilik balita menyusui atau ke bidan bagi yang hamil.

“Sejak 1 sampai 17 Agustus kemarin waktu pendaftaran dan pendataan. Kemudian 1 sampai 31 September nanti adalah masa perangkingan oleh tim TNP2K,” tambahnya.

Sementara, Walikota H SN Prana Putra Sohe meminta kepada masyarakat penerima memanfaatkan dana PKH ini sebaik mungkin.

“Karena gunanya jelas selain untuk membantu anak usia sekolah dan ibu hamil dan balita juga digunakan untuk usaha keluarga. PKH non tunai memberi peluang bagi keluarga untuk bangkit dengan bersama-sama membentuk KUBE untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” paparnya.

Walikota juga mengharapkan agar masyarakat bisa membuka peluang usaha untuk menunjang perekonomian, karena mendapatkan dana ini tidak setiap kesempatan.

“Manfaatkan kesempatan ini, mumpung dana PKH masih dikucurkan kepada keluarga yang masuk kriteria. Tingkatkan ekonomi keluarga kita dan anak-anak tetap sekolah,” pungkasnya. (dhiae)

News Feed