oleh

Warga Minta Dewan Selesaikan Masalah Cikencreng

LUBUKLINGGAU, MS – Sebanyak 100 orang perwakilan masyarakat dari Kelurahan Petanang Ulu dan Petanang Ilir serta Kelurahan BelalauKecamatan Lubuklinggau Utara I mendadak mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau untuk menyampaikan aspirasinya terkait nasib mereka yang berada didalam cekraman PT Cikencreng, Senin (27/3/2017).

Koordinator aksi, Dodi mengatakan bahwa kedatangannya bersama warga lainnya untuk mendesak anggota DPRD Lubuklinggau untuk tidak memperpanjang izin PT Cikencreng yang saat ini menguasai separuh Kota Lubuklinggau. “Kami minta jangan diperpanjang lagi izin PT Cikencreng ini karena kami juga ingin memiliki tanah kami yang sudah kami kelola selama 30 tahun,” jelasnya.

Selain minta diberhentikan izin HGUnya warga juga meminta DPRD untuk segera menyelesaikan permasalah BPN dengan PT Cikenreng. Sebab permasalahan tersebut membuat warga tidak dapat mengurus surat menyurat tanah yang mereka kelola.

“Kami minta para wakil rskyat segera menyelasaikan permasalah lahan ini karena jika tanah ini masih di tangan PT Cikenreng maka kami tidak akan pernah memilik hak resmi tanah kami,” tegasnya.

Sementara itu terpisah Ketua Komisi I DPRD Kota Lubuklinggau H. Zuibar M Alif mengatakan bahwa aspirasi warga akan segera ditindak lanjuti dengan segera membentuk Tim Panitia Khusus untuk membahas dan menyelasikan permasalahan ini.

“Kami sepakat dengan masyarakat untuk menghentikan seluruh ijin PT Cikencreng yang selama ini sudah sangat meresahkan warga yang memilik tanah di lokasi PT Cikenreng,” jelasnya.

Zuibar juga akan mendesak pemerintah Kota untuk segera mengambil langkah terhadap permasalah ini jangan hanya mau mengambil pajaknya saja dari masyarakat tapi untuk penyelesaian sengketa ini tidak kunjung selesai.

“Setelah pansus terbentuk kami akan langsung bertindak dan melakukan rapat koordinasi seluruh fraksi untuk mendesak pemerintah Kota Lubuklinggau agar segera menyelasikan permasalah PT Cikencreng ini,” jelasnya. (dhiae)

News Feed