You are here
Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Inspektorat Gelar Rakor DAERAH HEADLINE 

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Inspektorat Gelar Rakor

LAHAT, MS – Mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik dan bersih di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lahat dalam hal ini Inspektorat gelar rapat koordinasi monitoring dan evaluasi atas hasil pengawasan APIP dan BPK tahun 2020 dan rencana pengawasan APIP 2021.

Dihadapan 104 peserta yang terdiri dari 34 kepala opd 33 sekretaris opd 24 orang Camat dan 11 kepala bagian sekretariat daerah kabupaten Lahat untuk pengawasan APIP, Inspektor Yunisa Rahman SIP MM melaporkan, melaporkan rakor dilaksanakan berdasarkan peraturan Presiden RI nomor 5 tahun 2012 , keputusan Presiden RI nomor 11 tahun 2005, instruksi Presiden RI nomor 5 tahun 2004, dan Permendagri nomor 23 tahun 2020.

Lebih lanjut disampaikan oleh Inspektur Yunisa Rahma, tujuan dari Rakor ini untuk meningkatkan pelayanan publik, melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kebocoran keuangan negara yang berasal dari APBD, b mengevaluasi pengawasan , APIP, mensosialisasikan PKPT tahun 2021, launching layanan Pengaduan Melalui Fb/ Wa/Twiter / IG/AR, Penyampaian ikhtisar hasil pemeriksaan, penyampaian laporan hasil pemeriksaan APIP(12 OPD ), penyampaian hasil korupsi KPK tahun 2020, penyampaian mekanisme pengaduan masyarakat, penandatanganan piagam audit charter piagam, dan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

“Pemeriksaan telah dilaksanakan semaksimal mungkin, walaupun demikian masih ditemukan hal yang tidak diinginkan, jadi evaluasi pengawasan akan terus berbenahi, kita akan dapat memilih OPD Mana Yang Harus Diperiksa Dan Dibina,” tuturnya, di gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Kamis (21/1/21).

Bupati Lahat cik ujang mengatakan rapat ini sangatlah penting untuk mencapai visi misi kabupaten Lahat, pengawasan yang dilakukan Inspektorat adalah garda terdepan dalam menciptakan Kabupaten Lahat bebas korupsi melainkan pengawasan dari atasan langsung kekepala OPD hingga ke pegawai tingkat bawah.

“Apabila sudah disiplin, pimpinan OPD bisa bekerja dengan baikdan pemeriksaan pasti cepat selesai, sehingga target untuk Lahan zona hijau pasti tercapai,” kata Cik Ujang. (nur)