oleh

Aan Tewas Mengapung Di Sungai Ogan

Mayat korban saat dibawa oleh warga.
Mayat korban saat dibawa oleh warga.

Baturaja, MS – Warga Desa Tanjung Kemala Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak heboh. Pasalnya, ditemukan mayat korban Aan (20) warga Lorong Dermawan Simpang 3 PT Semen Baturaja Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur yang menghilang sejak Jum’at (29/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh Jefri dan Ali warga Tanjung Kemala, Sabtu (30/7) sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi mengambang di Sungai Ogan.

Informasi yang berhasil dihimpun, mayat korban ditemukan Jefri dan Ali yang saat itu sedang mencari ikan di Sungai. Saat sedang asik mencari ikan terlihat benda yang mengapung. Kemudian Jefri dan Ali langsung mendekat benda tersebut.

Betapa terkejutnya kedua orang ini, dilihatnya sosok mayat yang tengah mengapung dekat pangkalan mandi. Melihat hal itu, Jefri dan Ali langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar. Lantas, warga langsung melaorkan hal tersebut kepihak kepolisian.

Korban baru bisa di evakuasi sekitar pukul 17.30 WIB setelah pihak keluarga korban datang. Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya korban dikebumikan pada sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB. “Yang menemukan mayat itu Jefri dan Ali yang sedang mencari ikan di Sungai itu,” ujar Saprianto.

Untuk diketahui, korban Aan pertama kali diketahui hilang terbawa arus sunga ogan pada Jumat (29/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang saat itu berada di pinggir sungai tiba-tiba menghilang. Salah seorang saksi yang saat kejadian sempat melihat tangan korban di air mencoba memberikan pertolongan.

Namun, belum sempat diberikan pertolongan, tubuh korban dibawa arus sungai yang kebetulan pada saat kejadian cukup deras. “Saya melihat korban sedang berada di pinggir sungai, tak lama berselang korban sudah tak disana lagi. Saat itu saya melihat ada bambu yang hanyut disertai sepasang tangan yang menggapai-gapai. Saat saya coba mendekat, korban sudah hilang dibawa arus sungai” ungkap pemancing yang tak mau menyebutkan namanya tersebut.

Warga dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sempat melakukan pencarian dengan cara menyisir sungai ogan. Namun hingga malam hari, korban tak juga ditemukan. Barulah keesokan harinya pencarian terhadap korban kembali dilakukan hingga ke kawasan Desa Tanjung Kemala. (kk)

News Feed