You are here
Desa Tanjung Raman Gelar Sosialisasi Perdes Penertiban Hewan Ternak BENGKULU HEADLINE 

Desa Tanjung Raman Gelar Sosialisasi Perdes Penertiban Hewan Ternak

TR 2

TR 3BENGKULU SELATAN, MS – Pemerintah Desa Tanjung Raman menggelar sosialisasi Peraturan Desa (Perdes) penertiban hewan ternak pada masyarakat. Narasumber kegiatan itu Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan bersama instansi terkait lainnya. Kegiatan itu dipusatkan di kantor Desa Tanjung Raman, Jumat (15/3/2019).

Kepalas Desa (Kades) Tanjung Raman, Bayusman mengatakan sosialisasi Peraturan Desa ( Perdes ) penertiban hewan ternak ini dengan tujuan membuat turunan dari Perda hewan ternak no 09 tahun 2013 yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dimana, hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat yang mempunyai hewan ternak. “Karena mulai bulan April 2019 hewan ternak sudah wajib untuk dikandangkan,” pungkasnya.

Ia sangar mendukung sekali sosialisasi Perdes penertiban hewan ternak ini, agar kedepannya masyarakat bisa menjalankan aturan Perdes ini atas kesadaran masing- masing bukan karena keterpaksaan. “Mari kita bersama – sama menjalankan hasil perdes hewan ternak Desa Tanjung Raman ini demi kelancaran bersama,” ucapnya.

Terkait besaran denda ataupun ganti rugi tanaman yang dirusak, saat ini belum ditetapkan kepada pemilik hewan ternak yang melangar Perdes. Tetapi akan segera dimusyawarakan bersama masyarakat untuk pembulatan mufakat selesai sosialisasi ini. “Mudah-mudahan akan dirampungkan paling lambat akhir bulan Maret 2019,” ungkap Bayusman.

TR 5Ditambahkanya pula bahwa ada hal yang tak kalah pentinya yang perlu ditanyakan serta dipelajari. Yaitu masalah pembuatan makanan untuk hewan ternak selain rumput. “Karena bila hewan kita kandangkan tentu makananya pun harus kita siapkan. Saya minta kepada masyarakat nanti ada yang mampu membuat pakan tersebut. Kami pemerintah desa siap mendukung, bila ada warga desa Tanjung Raman ini yang mampu membuatnya,” ujarnya.

Dalam penyampain materi Sekretaris Satpol PP Ernaningsih meminta, agar urusan hewan ternak cukup diselesaikan ditingkat desa. “Karena sekarang ini, jika sampai ke tingkat Kabupaten bukan hanya hewan ternaknya saja yang dikandangi tetapi sang pemilik pun bisa mendapat hukum kurangan,” pungkas Erna.

Acara Sosialisasi Perdes ini, disambut antusias oleh wargan desa, warga juga berharap kepada pemerintah desa agar Perdes rampung diakhir Maret.

Turut hadir dalam sosialisasi perdes hewan ternak Desa Tanjung Raman, Unsur tripika Manna, Ketua BPD, BMA, serta masyarakat Desa Tanjung Raman. (bajul/adv)

TR 4

Related posts

Leave a Comment