DINSOS ADAKAN PERTEMUAN P2K2 UNTUK MENCEGAH DAN PENANGGULANGAN STUNTING

LAHAT,MS- Pemerintah kabupaten Lahat melalui Dinas Sosial adakan Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga(P2K2)/Development Sessions bagi keluarga penerima manfaat bantuan sosial program keluarga harapan dan bantuan pangan non tunai atau program sembako dalam pencegahan dan penanganan stunting, bertempat di halaman kantor Dinas Sosial Lahat,Selasa(20/6/23).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat Ekman Mulyadi SSos menyampaikan,

Dinas sosial melakukan pencegahan stunting dengan memberikan bantuan melalui program PKH, program sembako dan perubahan perilaku penerima bansos.

kegiatan P2K2 ini di lakukan oleh pendamping sosial PKH yang sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan balai besar pendidikan dan pelatihan kesejahteraan sosial regional satu Sumatera dan ada 6 modul yang di sampaikan oleh pendamping sosial PKH kepada keluarga penerima manfaat PKH.

” Adapun 6 modul tersebut diantaranya modul kesehatan dan gizi,modul pengasuhan dan pendidikan anak,modul keuangan dan perancangan usaha,modul perlindungan anak,modul kesejahteraan sosial,modul pencegahan dan penanganan Stunting bagi SDM Kesos,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya kegiatan yang dilaksanakan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman KPM PKH akan pentingnya kesehatan gizi ibu hamil dan anak sehingga dapat mencegah terjadinya Stunting di dalam keluarga,

” Kegiatan ini juga untuk membangun sinergi antara pendamping sosial PKH dan petugas kesehatan sehingga dapat bekerjasama dalam mengedukasi masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Stunting,”terangnya.

Ketua TP PKK kabupaten Lahat yang di wakili oleh H Sumiyati Haryanto dihadapan para peserta mengatakan rencana pencegahan dan penanganan Stunting yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Lahat dengan intervensi program/kegiatan di setiap OPD yang berkaitan langsung.

Salah satunya adalah dinas sosial yang melakukan pencegahan Stunting dengan bantuan program PKH dan program sembako serta perubahan perilaku penerima bansos melalui kegiatan pertemuan P2K2 yang dilakukan setiap bulan di kelompok-kelompok keluarga di setiap desa dan keluarga yang ada di Kabupaten Lahat.

Iapun mengajak untuk sama sama berusaha untuk mengurangi angka Stunting di Kabupaten Lahat dan mencegah Stunting.

Menanggulangi atau mengurangi satunting itu penting dengan cara penuhi gizi sejak hamil dengan berikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan,dampingi ASI eksklusif dengan MP ASI sehat,terus pantau kembang anak dan selalu jaga kebersihan.

” Pemberian makanan bergizi, bukan berarti harus mahal, tapi para ibu harus pandai memberikan makanan bergizi yang di olah semenarik mungkin yang dapat membangkitkan kemauan anak anak untuk mengonsumsinya,” Tutupnya.

News Feed