You are here
DPRD dan Pemkab Tanda Tangani Nota Kesepakatan DAERAH HEADLINE 

DPRD dan Pemkab Tanda Tangani Nota Kesepakatan

LAHAT, MS – Penutupan rapat paripurna XIV masa persidangan ketiga tahun sidang 2020 dalam rangka membahas rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Lahat tahun anggaran 2020 yang bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten Lahat, Selasa (21/07).

Penutupan rapat paripurna ini dibuka oleh pimpinan sidang Fitrizal Homizi.ST. Hadir pada rapat paripurna ini, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, Wakil Ketua I DPRD Gaharu.SE MM, Sekda Lahat Januarsyah.SH MM, para Anggota Dewan, Kapolres Lahat yang diwakili, Kajari Lahat yang diwakili, Assisten, Staf Ahli, Sekwan, OPD, dan Kementrian Agama.

Ketua Badan Anggaran (BANGGAR) Fitrizal Homizi,ST melalui anggota Sutra Imansyah mengemukakan selaku Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lahat, memberikan support dan semangat kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bekerja semaksimal mungkin untuk mengali sumber pendapatan yang baru, sehingga di tahun anggaran kedepan, target PAD dapat terpenuhi.

Di sampaikanya pula target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lahat, tahun anggaran 2020, mengalami penurunan sekitar 13,51 persen, dari semula sebesar Rp 1.946.162.778.004, diperkirakan tercapai Rp 1.683.245.110.495.

Di lanjutkannya untuk meningkatkan pendapatan yang dapat bersumber dari pajak kendaraan bermotor,pastinya dapat diambil langkah-langkah konkrit.
Misalnya, penambahan jumlah samsat corner, gerai dan samsat keliling dengan tujuan mendekatkan diri kepada wajib pajak,memperbaiki database kendaraan bermotor, yang dimiliki oleh wajib pajak sehingga jumlah didapat lebih akurat.

Selain itu pendapatan juga bisa dari pajak rokok, sebagai pungutan bea cukai yang dipunggut pemerintah, dengan perhitungan yang digunakan berdasarkan harga eceran atau HJE, dalam Perpres No 28/2018 tentang JKN.Mekanismenya, dari 50 persen pajak rokok untuk daerah, sesuai Permenkeu No 102/PMK.07 tahun 2015, dimana, Pemda diwajibkan untuk mengalokasikan 50 persen bago pelayanan kesehatan.

“Untuk pendapatan sektor hasil retribusi daerah masih perlu banyak ditingkatkan lagi. Target awal Rp 5.539.505.000, hanya tercapai Rp 3.504.994.000 atau setara 36,75 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, H Hariyanyo,SE.MM dalam kata sambutannya menyampaikan, dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusinya bersama pemerintah daerah dalam pembahasaan kebijakan umum perubahan kebijakan anggaran prioritas flapon anggaran sementara perubahan APBD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2020 pada masa persidangan ini.

Di harapkan semoga kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini terus dapat terjaga dan terbina, sehingga penyelenggaran pemerintah, pelaksanakan pembinaan kehidupan masyarakat di Kabupaten Lahat tetap dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Muhammad Ariadi SE MM yang juga anggota Banggar menambahkan sebagai anggota DPRD sangan mensupport Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bekerja maksima,kedepan semoga target PAD dapat terpenuhi.

“Untuk kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan demi kemaslahatan masyarakat tentu selalu didukung oleh anggota DPRD,” tutupnya. (nur)

Related posts

Leave a Comment