oleh

FESTIVAL BUDAYA KUDA KEPANG, LANGKA UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA

LAHAT,MS – Dalam melestarikan budaya di Indonesia, pemerintah kabupaten Lahat melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lahat, pada Sabtu (25/11/2023) melaksanakan Festival Budaya Kuda Kepang, yang diikuti oleh 20 kelompok seni,di kabupaten Lahat bertempat di lapangan PJKA kabupaten Lahat.

Tampak dalam kegiatan Bupati Lahat Cik Ujang SH, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Toni Oki Priyono SIP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Niel Aldrin SE MAP, Pemuka adat, pemuka agama, Kepala OPD dan peserta festival.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lahat Niel Aldrin SE MAP mengatakan “kegiatan festival kuda lumping di latar belakangi yaitu untuk melestarikan dan mengelola kesenian kuda kepang yang merupakan bagian dari warisan budaya, Pemerintah Kabupaten Lahat dalam hal ini berusaha untuk selalu bersama-sama dengan masyarakat kelompok kuda kepang untuk melestarikan kesenian kuda kepang

” Festival ini diharapkan kesenian kuda kepang tidak hilang oleh perkembangan zaman, tujuannya untuk memupuk rasa kecintaan dan kesadaran akan pentingnya melindungi dan melestarikan budaya serta memberi pemahaman kepada masyarakat tentang nilai-nilai seni dan pentingnya usaha pemeliharaannya,” tuturnya.

Bupati Lahat H.Cik Ujang SH yang sekaligus membuka kegiatan mengatakan
Hari ini kita menyaksikan perlombaan kuda kepang kesenian dari seberang Pulau Jawa yang kita membudayakan dan melestarikan kebudayaan di seluruh Republik Indonesia ini khususnya di kabupaten Lahat ini banyak sekali kebudayaan-kebudayaan walaupun dari pulau Jawa , Kalimantan dan lainnya. khususnya daerah kabupaten Lahat Alhamdulillah ini terbina dengan baik.

Kebudayaan ini terus dijalankan terus diadakan kegiatan-kegiatan ini adalah tanda ingat leluhur. Bangsa Indonesia dengan aneka kebudayaan , bahasa terus suku dari setiap daerah ini mempertahankannya termasuk di Kabupaten Lahat Sumsel. pemersatu kita adalah bahasa Indonesia jadi untuk itu kita adalah keluarga adalah saudara kita adalah sesama dengan itu kita jaga gotong royong persatuan kesatuan nasionalisme tetap dijaga supaya jangan terpecah belah NKRI adalah harga mati,” ucap Cik Ujang.

News Feed