You are here
Final Sepak Bola Walikota Cup, Diwarnai Adu Jotos HEADLINE OLAHRAGA 

Final Sepak Bola Walikota Cup, Diwarnai Adu Jotos

LUBUKLINGGAU, MS – Memalukan, final sepak bola Walikota Cup 2017 sangat memalukan, akhir dari turnamen sepak bola di bumi Sebiduk Semare ini diwarnai adu Jotos atau saling pukul antar pemain, bahkan Ketua PSSI Lubuklinggau,Hendi Budiono ikut dipukul dan memukul dalam insiden, Kamis (25/5) sore pukul 17.00 WIB.

Kericuhan ini terjadi saat perebutan posisi juara 3 dan 4 antara Bastian FC Vs HB FC (club milik Ketua PSSI Lubuklinggau). Aksi saling pukul ini terjadi ditengah berlangsungnya pertandingan ,bermula saat salah satu pemain cadangan Bastian FC memukul pemain HB FC.

Kemudian melihat aksi tersebut Ketua PSSI Lubuklinggau,Hendi Budiono (HB) langsung berlari kelapangan dengan maksud melerai,namun HB pun ikut dipukul,hingga akhirnya terjadi adu pukul dilapangan dan pinggir lapangan.

Berdasarkan informasi dihimpun, kericuhan semakin membesar ketika HB ikut dipukul dan memukul,  para pemain HB FC termasuk pemain cadangan dan pemain lain langsung masuk kelapangan.

Insiden memalukan ini menyebabkan pertandingan harus ditunda selama lebih kurang 30 menit sampai keadaan kondusif. Pelatih HB FC, Akhyar membenarkan adanya pemain HB FC yang dipukul dan adanya insiden saling pukul tersebut, namun semuanya dapat diredam dan dikondusifkan kembali. “Anak-anak melihat pak Hendi dipukul jadi emosi langsung lari kelapangan melindungi pak Hendi,pak Hendi itu melerai jangan sampai ribut, tapi malah dipukul juga,” ujarnya.

Diterangkannya, insiden tersebut bermula saat pemain HB FC dilanggar oleh pemain Bastian, nah tiba-tiba pemain cadangan Bastian FC masuk kelapangan memukul salah satu kesebelasan HB FC.

Ketua PSSI Lubuklinggau sekaligus pemilik club HB FC,Hendi Budiono saat hendak dikonfirmasi melalui telepon, nomor teleponya dalam keadaan tidak aktif,pesan singkatpun tidak ada jawaban.

Sementara itu, Sekretaris PSSI Lubuklinggau, M Rozikin saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden adu Jotos tersebut, namun pertandingan tetap berlanjut hingga selesai. “Iya memang ada insiden itu, kejadiannya memang awalnya ada pemain cadangan yang memukul pemain HB FC, nah Pak Hendi mau melerai dilapangan, tapi malah kena pukul juga,” terang Rozikin.

Dikatakannya, melihat Hendi dipukul para pemain HB FC nampaknya emosi dan akhirnya terjadi aksi saling pukul atau kericuhan di lapangan. “Ceritanya seperti itu, memang ada aksi pukul, pertandingan kita tunda selama 30 menit sampai kondusif, kemudian kita lanjutkan pertandingan final antara PSIR Vs Murali Old Star, yang dimenangkan PSIR,” tambahnya.

Kendati adanya insiden tersebut, PSSI Lubuklinggau cukup puas dengan turnamen Walikota Cup karena sejak perjalanan awal turnamen berlangsung aman,tertib dan lancar serta kekuatan setiap tim berimbang. “Diawal-awal bagus semua, tapi memang Diakhir turnamen ada insiden sedikit, tapi itulah seninya sepak bola, sekelas Liga 1 pun ada insiden juga,” pungkasnya.

Kepala Dispora Lubuklinggau, Surya Darma, kepada wartawan mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan dirinya sempat mengingatkan kepada ketua PSSI Lubuklinggau untuk netral tidak memihak timnya. (dhiae)

 

Related posts

Leave a Comment